Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (1/8/2026) dini hari. (Foto: Basarnas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di
perairan Pantai Medewi, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.
Seorang nelayan lokal bernama Asmuri (43) dilaporkan hilang secara misterius
saat melaut pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, membenarkan
kejadian tersebut setelah pihaknya menerima laporan resmi dari warga sekitar
pukul 01.30 WITA.
"Perwira Pengawas (Pawas) bersama personel Polsek
Pekutatan segera bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan,
berkoordinasi dengan nelayan setempat, serta melaksanakan upaya pencarian
terhadap korban," ujar Kompol Benyamin Nikijuluw.
Kejadian berawal saat korban berangkat melaut seorang diri
menggunakan kapal miliknya pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA
untuk mencari ikan.
Namun, tak berselang lama, situasi berubah menjadi
kepanikan. Pada pukul 01.00 WITA, rekan sesama nelayan menemukan kapal milik
korban mengapung di tengah laut. Kondisi mesin kapal ditemukan masih dalam
keadaan menyala, namun korban sudah tidak berada di atas perahunya.
Upaya awal nelayan sekitar sempat berupaya menyisir area
sekitar perahu, tetapi keberadaan Asmuri tidak membuahkan hasil. Pada pukul
01.30 WITA, tetangga korban, Halim Hata, melaporkan dugaan hilangnya Asmuri ke
pihak kepolisian.
Menerima laporan tersebut, kepolisian sektor Pekutatan
langsung mengambil tindakan cepat di lapangan. Personel mendatangi lokasi dan
melakukan pencarian tahap awal di sekitar titik koordinat ditemukannya perahu
korban.
"Kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait
dan tim SAR guna memperluas jangkauan pencarian," ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban warga Banjar
Pesinggahan tersebut masih belum ditemukan. Proses pencarian masif terus
dilakukan secara bersama-sama oleh personel Polsek Pekutatan, tim gabungan,
serta masyarakat nelayan setempat. (dik)
