Almarhum I Made Pariana (49), PMI asal Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan meninggal dunia saat mengadu nasib di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026). (Foto: Disnaker Jembrana)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kabar duka kembali
menyelimuti Kabupaten Jembrana. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan
Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan
meninggal dunia saat mengadu nasib di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026).
Pria bernama I Made Pariana (49) tersebut diketahui
berprofesi sebagai tukang masak (cook) di sektor pertanian wilayah Taichung.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin)
Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, membenarkan informasi
memilukan ini setelah menerima laporan dari tim Pelindungan Balai Pelayanan
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali.
“Kami mendapatkan informasi duka tersebut dari tim
Pelindungan BP3MI Bali, yang sebelumnya menerima kabar awal dari rekan kerja
almarhum di Taiwan,” ujar Mirah, dikonfirmasi Senin (21/9/2026).
Usai menerima laporan, BP3MI Bali langsung bergerak cepat
berkoordinasi dengan Atase Ketenagakerjaan Kantor Trade and Economic Office
(KDEI) Taipei guna memastikan kabar serta melacak keberadaan jenazah.
Hasil konfirmasi resmi menunjukkan bahwa almarhum wafat di
wilayah Taichung dan saat ini jenazahnya disemayamkan di salah satu rumah duka
(funeral home) setempat.
Hingga kini, otoritas terkait masih menelusuri penyebab
pasti kematian almarhum dan mengurus segala prosedur hukum serta administrasi
pemulangan.
“Kami bersama BP3MI Bali terus berkoordinasi intensif untuk
mendapatkan kepastian penyebab meninggalnya almarhum, sekaligus mematangkan
rencana pemulangan jenazah ke kampung halamannya di Jembrana,” pungkas Mirah.
(dik)
Almarhum I Made Pariana (49), PMI asal Lingkungan
Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, dilaporkan
meninggal dunia saat mengadu nasib di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026). (Foto:
Disnaker Jembrana)
