Anak-anak asuh beraktivitas di ruang pengasuhan Yayasan Bali Home, Batubulan, Gianyar, Bali, Jumat (30/10/2026). (Foto: PLN)
GIANYAR, PERSPECTIVESNEWS- Inilah kiprah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali yang berkunjung ke Yayasan Bali Baby Home dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 dengan kegiatan berbagi.
Melalui inisiatif donasi mandiri, keluarga besar PLN UP2D Bali menyalurkan bantuan berupa satu unit mesin cuci, token listrik dan perlengkapan bayi untuk mendukung kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada dalam pengasuhan yayasan tersebut.
Bantuan yang diserahkan secara langsung kepada pengurus yayasan ini menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap lingkungan sosial, sekaligus menghadirkan makna berbeda dalam peringatan Hari Listrik Nasional yang jatuh setiap 27 Oktober.
Yayasan Bali Baby Home, yang secara resmi bernama Yayasan Rumah Bayi Bali Indonesia, merupakan lembaga sosial yang berlokasi di Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Yayasan ini berfokus pada perlindungan dan pengasuhan bayi, khususnya mereka yang menghadapi risiko penelantaran, serta memberikan pendampingan kepada perempuan dengan kehamilan yang tidak direncanakan.
Dalam menjalankan misi kemanusiaannya, yayasan berupaya menyediakan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan mendukung tumbuh kembang anak. Kehadiran lembaga ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dalam memberikan kesempatan bagi setiap bayi untuk memperoleh perlindungan dan masa depan yang lebih baik.
Bagi Burhan selaku Founder Yayasan Bali Baby Home, bantuan tersebut memiliki arti penting dalam menunjang kegiatan pengasuhan sehari-hari. Mesin cuci diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan pakaian dan perlengkapan bayi, sedangkan bantuan token listrik serta kebutuhan bayi dapat meringankan pengeluaran operasional yayasan.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta kepedulian keluarga besar PLN UP2D Bali. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang kami asuh. Mesin cuci akan membantu pekerjaan pengasuh, sementara token listrik, dan perlengkapan bayi turut meringankan kebutuhan operasional kami. Semoga kebaikan ini menjadi berkah bagi seluruh keluarga besar PLN," ungkap Burhan.
Sementara itu, Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menyampaikan bahwa momentum Hari Listrik Nasional bukan hanya menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan PLN dalam menghadirkan energi bagi masyarakat, melainkan juga untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan.
"Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Bagi kami, listrik bukan sekadar energi untuk menerangi rumah dan menggerakkan aktivitas, tetapi juga bagian dari kehidupan yang mampu menumbuhkan harapan. Semoga bantuan sederhana dari keluarga besar PLN UP2D Bali ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan para pengasuh di Bali Baby Home," ujar Petrus.
Kegiatan berbagi tersebut menjadi pengingat bahwa keberadaan PLN di tengah masyarakat memiliki makna yang lebih luas daripada penyediaan tenaga listrik. Di balik tugas menjaga keandalan sistem kelistrikan Bali, terdapat semangat kemanusiaan yang terus tumbuh melalui kepedulian dan kebersamaan para pegawainya. (*)
