Gubernur Wayan Koster
tampak dikerubuti siswa dan siswi SMK/SMA se-Karangasem seusai “Gubernur Bali
Menyapa” yang berlangsung di SMKN 1 Amlapura, Sabtu (26/8/2023) (FOTO: Humas
Pemprov Bali)
KARANGASEM,
PERSPECTIVESNEWS - Perjuangan
hidup Wayan Koster yang semasa kecilnya hidup dalam garis kemiskinan di Desa
Sembiran, Buleleng, menjadi inspirasi ratusan siswa SMA/SMK di Kabupaten
Karangasem.
Mereka juga kagum terhadap sosok pria yang kini jadi Gubernur
Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana
menuju Bali Era Baru, itu.
Inspirasi dan rasa bangga tersebut didapatkan langsung dari
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam acara Gubernur Bali Menyapa yang berlangsung
di SMKN 1 Amlapura, Karangasem pada, Sabtu (Saniscara Wage, Medangsia) 26
Agustus 2023 pagi dan dihadiri oleh Bupati Karangasem, Gede Dana.
Gubernur Bali, Wayan Koster yang disambut antusias oleh para
Guru dan Siswa SMA/SMK di Kabupaten Karangasem menyampaikan perjuangan hidupnya
untuk keluar dari garis kemiskinan dimulai saat orang nomor satu di Pemerintah
Provinsi Bali ini berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai generasi yang ulet,
cerdas, dan aktif berorganisasi saat menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, SMP
Bhaktiyasa Singaraja, SMA Negeri Singaraja sampai mendapat juara umum, kemudian
lulus kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1987 dengan gelar
Sarjana Matematika.
Kemampuan pengetahuan Wayan Koster yang mempuni dengan
pengalaman organisasinya sebagai aktivis menjadikan pria kelahiran 20 Oktober
1962 mendapatkan kepercayaan sebagai tenaga honorer dan diangkat menjadi PNS di
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Wayan Koster kemudian memutuskan untuk
mundur menjadi PNS dengan memulai karier di dunia politik menjadi kader PDI
Perjuangan dan terpilih sebagai Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI
Perjuangan. Salah satu kebijakan yang diperjuangkan Wayan Koster di DPR RI
ialah mampu memberikan keberpihakan terhadap dunia pendidikan di Negara
Indonesia dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan
Dosen.
Ratusan Guru dan Siswa SMA/SMK di Kabupaten Karangasem
memberikan applause tepuk tangan, setelah mendengar Wayan Koster dilantik pada
tanggal 5 September 2018 menjadi Gubernur Bali dengan mampu menguatkan Desa
Adat di Bali, melakukan pemajuan kebudayaan Bali, meningkatkan kualitas
pendidikan di Bali, dan menciptakan sejarah pembangunan di Provinsi Bali,
diantaranya adalah Pelindungan Kawasan Suci Besakih, Kawasan Pusat Kebudayaan
Bali, Pelabuhan Segitiga Sanur – Sampalan – Bias Munjul, Shortcut Singaraja –
Mengwitani, Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Tol Jagat Kerthi Bali, Bali
Maritime Tourism Hub, hingga pembangunan Bendungan Sidan dan Bendungan Danu
Kerthi.
Gubernur Bali, Wayan Koster meminta kepada siswa SMA/SMK di
Kabupaten Karangasem untuk menjadi anak yang baik, berbakti kepada Hyang Widhi
Wasa / Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada leluhur, hormat kepada orang tua
dan guru. Tekunlah belajar, karena hanya ketekunan yang akan bisa menjawab
semua persoalan agar Kita bisa survive dan menjadi orang yang bermanfaat bagi
keluarga, masyarakat serta Bangsa Indonesia.
Begitu juga, kepada seluruh guru agar menjadi guru yang baik
dengan memiliki wawasan yang luas, supaya bisa menjadi guru yang profesional
dengan memberikan pengetahuan yang baik dan memadai kepada para siswa. Sehingga
pendidikan di Bali akan berkualitas, semakin maju kedepan, dan bisa bersaing
untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Kepala Sekolah SMKN 1 Amlapura, Wayan Artana mengucapkan
terimakasih atas kehadiran Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster yang sudah
menyempatkan diri hadir menyapa para siswa di Kabupaten Karangasem, sekaligus
memotivasi dan memberikan inspirasi tentang kehidupan. Kunjungan Bapak Gubernur
Bali juga memberikan para siswa pengetahuan melalui kuis matematika serta
berkaitan dengan program Pemerintah Provinsi Bali, dimana programnya sangat
dirasakan oleh Kita semua, termasuk di dunia pendidikan. (lan)
