Screening oleh petugas di Pos Manik Mas, memastikan umat tidak membawa sampah plastik ke Pura Agung Besakih serangkaian karya IBTK 2026, Minggu (5/4/2026). Foto: Hms.Prov.Bali
KARANGASEM,PERSPECTIVESNEWS – Badan Pengelola FKSPA Besakih bersama UPTD KPH Bali Timur semakin intensif melakukan pemantauan dan penyaringan (screening) penggunaan plastik sekali pakai. Langkah ini menyasar para pemedek yang hadir dalam rangkaian upacara Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2026 di Pura Agung Besakih, Karangasem.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan IBTK pada Minggu (5/4/2026), petugas di Pos Manik Mas memeriksa barang bawaan pemedek satu per satu. Hal ini dilakukan guna memastikan kepatuhan terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.
Humas Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Putu Murdiana Jaya, menyatakan adanya perubahan positif dibandingkan tahun sebelumnya. "Kesadaran masyarakat meningkat signifikan. Tahun ini, sangat sedikit pemedek yang kedapatan membawa tas plastik sekali pakai," ungkapnya.
Meski kesadaran meningkat, petugas masih menemukan beberapa pemedek yang menggunakan plastik sebagai pembungkus sarana upacara.
"Screening ini adalah langkah preventif kami untuk menjaga kebersihan dan kesucian Pura Agung Besakih. Kami terus mengedukasi masyarakat agar benar-benar meninggalkan plastik saat tangkil," tambah Murdiana.
Lebih lanjut, Murdiana menyampaikan bahwa kios-kios di kawasan Pura Agung Besakih juga telah menyediakan tas kain ramah lingkungan. Dengan demikian, ketika plastik sekali pakai disita oleh petugas, pemedek dapat menggantinya dengan opsi yang lebih ramah lingkungan.
“Screening plastik ini sudah kami lakukan sejak tahun 2023. Pada tahun 2023 hingga 2025, kami menyediakan tas pengganti secara gratis kepada para pemedek,” katanya.
Namun, karena telah disosialisasikan secara intensif selama tiga tahun, pada IBTK Tahun 2026 Badan Pengelola FKSPA Besakih tidak lagi memberikan tas pengganti kepada pemedek yang kedapatan membawa dan menggunakan plastik sekali pakai. (*)