Coach Indra Sjafri di Barati Cup Bali 2024: 'Profesi Pesepakbola sangat Menjanjikan'

 

Coach Indra Sjafri (kiri) foto bersama dengan peserta dari tim yang mengikuti turnamen Barati Cup Bali 2024, di BU Training Ground, Gianyar, yang berlangsung 2-5 Maret mendatang. (Foto: perspectives)

GIANYAR, PERSPECTIVESNEWS- Sebanyak 2300 peserta berusia 12-14 tahun dari 120 tim (dari 500 klub yang mendaftar) yang mewakili 14 provinsi dan 1 negara ASEAN siap mengikuti turnamen Barati Cup Bali 2024 yang digelar di BU Training Ground, Gianyar, yang berlangsung 2-5 Maret mendatang.

Coach Indra Sjafri saat memberikan sambutan mengingatkan para orang tua agar membina bakat anak dan tidak memaksakannya memilih bakat yang tak disukainya.

“Bapak/Ibu jangan memaksakan anak untuk memilih bakat yang tak disukainya. Biarkan mereka memilih apa yang disukainya, termasuk anak-anak muda yang ingin berkiprah di dunia sepak bola dan menjadi pemain tim nasional. Para bintang muda sepak bola bermasa depan cerah. Karir di sepak bola cukup menjanjikan. Jadi sebaiknya berikanlah dukungan,” ungkap Coach Indra Sjafri saat memberikan sambutan pada pembukaan Barati Cup Bali 2024.

“Begitu banyaknya para pemain-pemain Indonesia yang lahir dan menuju generasi baru pesepakbola Indonesia ke depannya. Keputusan mereka untuk menjadi pemain sepak bola sangat tepat karena  profesi pemain sepak bola sudah bisa dijadikan profesi yang sangat menjanjikan sesuai berkembangnya industri sepak bola di Indonesia. Sepak bola bisa menjadi bekal untuk hidup mereka,” ujar Sjafri.

Kepada bintang muda sepak bola yang bakal berkompetisi di Barati Cup Bali 2024, Indra Sjafri mengingatkan untuk sungguh-sungguh menjalaninya untuk dampak sepak bola ke depannya. Turnamen Barati bukan mencari siapa yang juara tetapi mencari talenta pemain terbaik untuk dibina menjadi pemain generasi baru Indonesia.

Barati Cup Bali 2024 merupakan kompetisi sepak bola kelompok usia terbesar di Indonesia dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan program Bangga Merah Putih (Barati) Mendunia.

Turnamen ini juga akan menjadi ajang seleksi untuk skuad BARATI 2024 yang akan berkompetisi di World Youth Cup - Gothia Cup di Swedia, Juli 2024 mendatang.

Barati Cup Bali 2024 akan berlangsung selama 4 hari dengan total 240 pertandingan dengan menggunakan 9 lapangan.

Pada hari pertama dan kedua, tim KU-12 dan KU-13 akan dibagi menjadi 11 grup, sedangkan KU-14 akan dibagi menjadi 8 grup. Setiap tim di setiap KU (Kelompok Umur) akan bertanding satu sama lain. Sementara pada hari ketiga dan keempat, akan dilaksanakan pertandingan sistem gugur untuk menentukan juara turnamen.

Krisna Wisnu Marsis, CEO Barati Mendunia mengatakan, dalam ajang tahun ini, selain seleksi pemain, juga akan dilakukan pencarian pelatih yang akan mendampingi setiap KU 12, 13, dan 14 tahun selama kompetisi di Swedia.

"Inisiatif baru ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah, terutama Kemenpora dan PSSI, dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang sepakbola," ujar Krisna.

Proses seleksi skuad Barati akan dilakukan oleh Coach Indra Sjafri untuk memilih 52 pemain terbaik. Para pemain ini nantinya akan dipersiapkan melalui Training Center di Jakarta sebelum berangkat ke Swedia.

Untuk memudahkan proses seleksi, Direktur Barati Mendunia, Desty R Nathalia memaparkan, akan menggunakan teknologi sport science kelas dunia seperti Catapult.

"Jadi pemain bisa dipantau melalui data statistik untuk membantu scouting yang akan dipimpin oleh Coach Indra Sjafri," ungkap Desty.

Barati Mendunia adalah program inkubator bakat sepakbola yang didasarkan pada semangat nasionalisme yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang profesional, menyenangkan, dan aman bagi pengembangan bakat sepakbola usia dini.

Ini adalah tahun kedua Barati Mendunia menyelenggarakan turnamen Barati Cup di Bali dan saat peluncuran program Desember pada tahun lalu dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo pada Desember lalu.  (lan)

Post a Comment

Previous Post Next Post