Tim Muaythai PON Bali Tanpa Made Lia

 

Made Sumitra Chandra Jaya (kanan) dan Wayan Suwita (Foto: djo)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS - Atlet muaythai Bali yang telah lolos PON XXI/2024 Aceh-Sumut, Ni Made Lia Laksmiani dipastikan tidak akan memperkuat Bali ke ajang multievent olahraga empat tahunan skala nasional itu. Pasalnya, Made Lia ketahuan mengkuti Kejuaraan Muaythai Profesional belum lama ini, di Kuta.

“Sesuai aturan, atlet yang mengikuti kejuaraan pro dilarang bertanding di PON, dan aturan tersebut dipertegas kembali saat Rakernas PB MI di Jakarta sehingga kami terpaksa mencoret Made Lia Laksmiani,” tegas Ketua Umum Pengprov MI Bali, Made Sumitra Chandra Jaya.

Didampingi Sekum MI Bali Wayan Suwita, Chandra Jaya menjelaskan, Made Lia merupakan atlet muaythai Bali yang lolos PON melalui Babak Kualifikasi di kelas 54kg dengan status masuk enam besar. Dalam peraturan internal MI, atlet PON tidak boleh bertanding di level profesional.

“Tetapi dia mengikuti Kejuaraan Muaythai Professional bertitel Road to Rajadamnern yang berafiliasi dengan World Muaythai Organization (WMO), yang digelar pada 25 Oktober 2023 lalu,” ujar Chandra diamini Suwita di KONI Bali.

Ia melanjutkan, daripada nanti saat di PON diprotes oleh peserta lain dan dinyatakan gugur, maka lebih baik MI Bali menggantinya dengan atlet lain. Chandra menambahkan pihaknya sudah memiliki bukti-bukti seperti foto-foto di kejuaraan profesional yang diikuti atlet Denpasar itu.

Mengenai siapa pengganti Lia nantinya, Chandra dan Suwita mengatakan saat ini cabor muaythai baru entry by number dan sesuai aturan yang bisa menggantikan adalah atlet yang ikut BK PON namun gagal lolos PON. Fighter pengganti itu nantinya akan dilakukan seleksi terlebih dahulu dari kelas lain, namun di PON nanti tetap bertanding di kelas 54kg.

“Sementara ini ada dua fighter yang menjadi pilihan untuk seleksi yang merupakan sama-sama juara Porprov Bali yakni Aprillia Nurul Setiawan dari Klungkung dan Therisa Meliana dari Gianyar. Hanya saja berat Aprillia juara Porprov kelas 51kg sedangkan Therisa kelas 60kg. Intinya nanti siapa yang berhak menggantikan Lia Laksmiani harus menyesuaikan beratnya menjadi 54kg,” pungkasnya. (djo)

 

Post a Comment

Previous Post Next Post