Bupati saat meninjau langsung pengerjaan pemasangan jaringan pipa saluran air bersih yang diperuntukkan bagi warga setempat. (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Bupati
Jembrana, I Kembang Hartawan, melakukan kunjungan kerja ke Desa Tukadaya,
Kecamatan Melaya, Selasa (6/1/2026) untuk memantau langsung progres pembangunan
fasilitas umum serta memastikan bantuan pemerintah benar-benar terealisasi dan
tepat sasaran.
Lokasi
pertama yang dikunjungi adalah Banjar Kembang Sari.
Di tempat
tersebut, Bupati Kembang meninjau pembangunan Wantilan Banjar Kembang Sari yang
saat ini sedang berjalan.
Pembangunan
wantilan ini didanai melalui bantuan Pemerintah Provinsi Bali dengan total
anggaran sebesar Rp.850.000.000.
Dalam
peninjauannya, Bupati Kembang memberikan arahan kepada pengurus banjar dan
masyarakat agar turut berperan aktif menjaga serta merawat fasilitas yang telah
dibangun.
Ia
menekankan pentingnya semangat gotong royong demi keberlanjutan aset desa.
“Saya
mengimbau kepada seluruh jajaran di Banjar Kembang Sari agar tetap
mengedepankan gotong royong. Untuk perbaikan-perbaikan kecil yang tidak
tercover dana dari Pemprov, mohon dikerjakan secara swadaya agar wantilan ini
bisa lebih terawat dan tahan lama,” ujar Bupati Kembang.
Usai dari
Banjar Kembang Sari, Bupati melanjutkan kunjungannya ke Banjar Sari Kuning.
Di wilayah
ini, Bupati meninjau langsung pengerjaan pemasangan jaringan pipa saluran air
bersih yang diperuntukkan bagi warga setempat.
Pembangunan
jaringan air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat
yang disampaikan saat Bupati Kembang melaksanakan kegiatan ngampik beberapa
waktu lalu.
Saat itu,
warga mengeluhkan kesulitan memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan
sehari-hari.
“Kunjungan
ini untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar terealisasi. Saat saya
ngampik di sini, warga menyampaikan kesulitan air bersih. Hari ini kita jawab
dengan pemasangan pipa di sejumlah titik agar air bisa mengalir dan menjangkau
seluruh warga Banjar Sari Kuning,” tegasnya.
Total pipa
yang akan dipasang sejumlah 1.125 meter yang akan dimanfaatkan oleh 37 KK yang
belum mendapatkan fasilitas air bersih.
Dengan
pemasangan infrastruktur pipa air bersih ini, diharapkan permasalahan krisis
air yang telah dialami warga selama bertahun-tahun dapat segera teratasi,
sehingga kualitas hidup masyarakat semakin meningkat. (humasJ)
