Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mundur dari Indonesia Masters 2026 karena cedera (Foto: okz)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS - Kabar mengejutkan datang dari panggung Indonesia Masters (IM) 2026 setelah tunggal putra andalan tuan rumah, Anthony Sinisuka Ginting batal melanjutkan kiprahnya. Absennya Ginting membuat publik Istora kehilangan salah satu wakil terbaiknya tepat sebelum laga babak 16 besar dimulai, Kamis (22/1/2026).
Kepada wartawan, Ginting mengatakan mundurnya dari IM 2026 karena cedera pinggang. Seharusnya Ginting akan berhadapan dengan wakil Singapura, Jason Teh, di babak 16 besar Indonesia Masters 2026 pada Kamis (22/1/2026).
Ginting sendiri harus berjuang dari babak kualifikasi di turnamen berlevel Super 500 ini. Pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat itu menang atas Kanthaphon Wangcharoen (Thailand) di babak kualifikasi dengan skor 21-12 dan 21-7.
Kemudian berhasil melibas wakil Belgia, Julien Carraggi, dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 12-21, 21-15, dan 21-10 di babak 32 besar Indonesia Masters 2026.
Menang
Hasil lainnya, ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani memperpanjang hasil positif ketika melawan ganda Malaysia Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong dengan mendulang dua kemenangan dan sekali kalah dari tiga pertemuan.
Kemenangan terbaru diraih Sabar/Reza ketika mengakhiri drama panjang atas Azriyn/Tan lewat rubber gim 19-21, 21-16, 21-17 di babak kedua Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
“Alhamdulillah bersyukur bisa memenangkan pertandingan tadi. Di gim pertama kami sempat terlalu menunggu dan di poin-poin akhir fokus kami menurun, itu yang membuat kami kalah,” kata Reza seusai pertandingan.
“Namun, di gim kedua dan ketiga kami bisa memperbaiki situasi, lebih berani mengambil inisiatif, dan akhirnya membalikkan keadaan,” imbuhnya.
Kemenangan juga diperoleh ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang menargetkan tembus rangking 10 dunia tahun ini dengan mengalahkan ganda Korea Selatan Lee Jong Min/Lee Yu Lim melalui drama rubber gim 21-13, 19-21, 21-19.
Di babak perempat final turnamen BWF super 500 ini, Adnan/Indah akan bersua ganda China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. “Permainan gaya mainnya lebih aman lagi, lebih yakin lagi, ya terus rotasinya lebih dapat,” ujar Indah mengenai pola strategi yang coba dipersiapkan nanti.
Ubed Kalah
Sementara itu tunggal putra Indoneia Moh. Zaki Ubaidillah takluk dari Loh Kean Yew dua gim langsung 19-21, 10-21. Ubed, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa kekalahan ini membuatnya belajar mengenai tempo permainan yang harus lebih terkontrol.
"Saya bisa belajar dari dia gimana cara mau menaikkan tempo permainan di saat kalah angin, itu bisa kontrol lawan dengan bisa ngatur ruangan sama kecepatannya situ," kata Ubed dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ubed juga mengatakan bahwa dari segi fokus masih belum bisa mengontrol karena sempat kehilangan beberapa kali momentum.
Kekalahan ini menjadi kekalahan perdana Ubed kala bersua Loh. Dalam pertemuan terakhir d SEA Games Thailand 2025 pada Desember lalu, Ubed memetik kemenangan atas tunggal Singapura tersebut. (red)
