Perspectives News

Cuaca Ekstrem, PLN UID Bali Tingkatkan Upaya Mitigasi Risiko

 


Petugas PLN sedang melakukan perbaikan kembali kabel SUTM yang lepas akibat cuaca angin kencang di Kubutambahan Buleleng. (Foto: PLN)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bali untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan seiring dengan potensi cuaca ekstrem.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi menimbulkan dampak terhadap jaringan listrik, terutama akibat pohon tumbang serta tiang jaringan yang terdampak angin kencang.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN. Kami mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko,” ujar Eric di Denpasar, Rabu (21/1/2026).

Sebagai gambaran kondisi lapangan, dalam beberapa waktu terakhir PLN UID Bali mencatat 36 kejadian gangguan kelistrikan, yang mayoritas disebabkan oleh pohon tumbang menimpa jaringan serta tiang listrik yang terdampak angin kencang.

Wilayah Gianyar menjadi salah satu daerah dengan kejadian terganggunya kelistrikan akibat cuaca ekstrem yang relatif tinggi.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 tercatat 64 kali terhentinya sementara pasokan listrik akibat pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem.

Data tersebut menjadi dasar bagi PLN UID Bali untuk terus meningkatkan upaya mitigasi risiko, termasuk pemeliharaan jaringan secara berkala, penyiagaan peralatan, serta kesiapsiagaan personel di lapangan, agar pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi.

 

Eric menambahkan, PLN telah menyiagakan petugas di seluruh unit layanan dan memastikan setiap pekerjaan penanganan dan pemulihan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan kerja.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang rusak, kabel yang terjatuh, maupun tiang listrik yang terlihat miring karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.

PLN UID Bali mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut:

1. Berhati-hati jika terdapat kabel, tiang atau aset lainnya yang memiliki indikasi  membahayakan keselamatan masyarakat.

2. Berkoordinasi dengan PLN sebelum melakukan penebangan atau pemangkasan yang dekat dengan jaringan listrik PLN

3. Mematikan MCB apabila terjadi banjir di sekitar instalasi listrik rumah.

4. Segera melapor jika melihat potensi bahaya kelistrikan, seperti tiang miring, kabel putus, atau gardu tergenang air.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

PLN UID Bali berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan keselamatan masyarakat melalui kesiapsiagaan personel, penguatan mitigasi risiko, serta respons cepat di tengah kondisi cuaca ekstrem. (lan/*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama