Menjaga harga gabah tetap stabil, di awal Januari 2026 ini, BULOG Bali menyatakan siap menyerap GKP petani. (Foto: Ist)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Perum BULOG Kantor
Wilayah Bali menegaskan kesiapannya untuk menyerap Gabah Kering Panen (GKP)
dari petani mulai Januari 2026.
Kegiatan penyerapan gabah ini dilakukan langsung di tingkat
petani sebagai langkah konkret dan gerak cepat BULOG Bali dalam mendukung
program pemerintah.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, M. Anwar,
menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen BULOG Bali atas arahan
Menteri Pertanian serta Direksi Perum BULOG terkait optimalisasi penyerapan
gabah dan beras, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan yang
berkelanjutan.
“Kegiatan penyerapan gabah di awal tahun 2026 kami lakukan
langsung di tingkat petani. Ini merupakan bentuk komitmen dan gerak cepat BULOG
Bali atas arahan Menteri Pertanian dan Direksi Perum BULOG dalam rangka
optimalisasi serap gabah dan beras serta mendukung swasembada pangan yang
berkelanjutan,” ujar M. Anwar, di Denpasar, Minggu (25/1/2026).
M. Anwar menjelaskan, penyerapan GKP ini juga bertujuan
untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani agar tidak jatuh di
bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan.
“Dengan penyerapan ini, kami berharap harga gabah di tingkat
petani tetap stabil dan tidak turun di bawah HPP sebesar Rp6.500 per kilogram,”
tambahnya.
Melalui Rapat Koordinasi bersama TNI, Polri, PPL, Dinas
Pertanian, serta dinas terkait, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali terus
berkomitmen hadir di tengah petani sebagai mitra strategis dalam menjaga
ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. (lan)
