Donor darah terdiri dari pegawai dan mitra kerja PLN terkait Bulan K3 Nasional 2026, dilaksanakan Jumat (23/1/2026), di Kantor PLN UID Bali bekerja sama dengan PMI Provinsi Bali. (Foto: PLN)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS-
Memaknai Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 tidak hanya
sebagai urusan internal perusahaan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi
(UID) Bali menghadirkannya melalui aksi donor darah yang memberi manfaat
langsung bagi masyarakat.
Kegiatan
donor darah tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026), bertempat di Kantor
PLN UID Bali, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali.
Sebanyak 80
peserta yang terdiri dari pegawai dan mitra kerja PLN turut berpartisipasi
dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
General
Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa donor darah
ini merupakan wujud implementasi budaya K3 yang tidak hanya berfokus pada
keselamatan kerja di lingkungan perusahaan, tetapi juga berorientasi pada
kepedulian sosial dan keselamatan masyarakat.
“Budaya K3
tidak berhenti pada upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tetapi juga
harus melahirkan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini,
PLN ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Setetes darah yang
didonorkan sangat berarti dan dapat menyelamatkan nyawa,” ujar Eric.
Apresiasi
juga datang dari para peserta donor. Salah satunya, Alan Wira, mengaku rutin
mengikuti kegiatan donor darah karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh
penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri.
“Saya rutin
ikut donor darah, bukan hanya karena nilai kemanusiaannya, tetapi juga karena
manfaatnya bagi kesehatan. Kegiatan seperti ini membuat kami bisa berkontribusi
langsung sekaligus menjaga kondisi tubuh tetap sehat,” kata Alan.
Sementara
itu, Kepala Bidang Pelayanan Donor UDD PMI Provinsi Bali, dr. Nyoman Sastrini
mengapresiasi inisiatif PLN UID Bali yang secara aktif mendukung upaya
pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya untuk layanan kesehatan
dan penanganan kondisi darurat.
“Kebutuhan
darah bersifat mendesak dan berkelanjutan. Dukungan dari PLN UID Bali melalui
kegiatan donor darah ini sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan darah
bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Seluruh
rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan standar keselamatan dan
kesehatan secara ketat, sebagai bagian dari komitmen PLN UID Bali dalam
membangun budaya K3 yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat
luas. (lan/pln)
