Penandatanganan K3 sebagai wujud komitmen PLN dalam membangun budaya kerja yang aman, profesional, dan bertanggung jawab demi menjaga keandalan layanan listrik bagi masyarakat. (Foto: PLN)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS- PT
PLN (Persero) memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional
Tahun 2026 di Bali sebagai momentum untuk memperkuat budaya keselamatan kerja
di seluruh lini operasional kelistrikan.
Penguatan K3
ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam menjaga layanan listrik yang aman,
andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bali.
Peringatan
Bulan K3 Nasional di Bali diawali dengan apel pembukaan Bulan K3 Nasional yang
diikuti oleh jajaran manajemen, pegawai, serikat pekerja, serta mitra kerja.
Apel ini
menjadi wujud komitmen bersama untuk menempatkan keselamatan dan kesehatan
kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional kelistrikan.
Bulan K3
Nasional Tahun 2026 diperingati pada periode 12 Januari - 12 Februari 2026
dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional,
Andal, dan Kolaboratif”.
Tema
tersebut sejalan dengan karakter industri ketenagalistrikan yang memiliki
tingkat risiko tinggi dan membutuhkan sinergi lintas peran antara PLN, mitra
kerja, serta para pemangku kepentingan.
Selama Bulan
K3 Nasional, PLN di Bali melaksanakan berbagai kegiatan strategis, promotif,
dan implementatif untuk memperkuat budaya K3.
Kegiatan
tersebut meliputi penandatanganan komitmen keselamatan kerja, kampanye
keselamatan secara masif, edukasi K3 interaktif, aksi sosial donor darah,
simulasi tanggap darurat, pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, serta pengukuran
lingkungan kerja.
General
Manager PLN di Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa penerapan K3
tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pekerja, tetapi juga berdampak
langsung pada kualitas layanan kelistrikan yang dirasakan masyarakat.
“Keselamatan
dan kesehatan kerja merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan pasokan
listrik. Dengan budaya K3 yang kuat, setiap pekerjaan kelistrikan dapat
dilaksanakan secara aman dan profesional, sehingga layanan listrik tetap
terjaga untuk mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta
produktivitas masyarakat Bali,” ujar Eric di Denpasar, Selasa (13/1/2026).
Ia
menambahkan, penguatan budaya K3 juga menjadi langkah preventif untuk
meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan gangguan operasional, khususnya pada
pekerjaan lapangan yang bersentuhan langsung dengan potensi bahaya kelistrikan.
Pada tingkat
nasional, komitmen PLN di Bali dalam penguatan keselamatan dan kesehatan kerja
juga tercermin melalui berbagai capaian dan prestasi di bidang K3, termasuk
pengembangan inovasi serta penguatan budaya safety.
Upaya ini
merupakan bagian dari konsistensi PLN dalam membangun lingkungan kerja yang
aman dan profesional, guna meminimalkan risiko kerja serta menjaga
keberlangsungan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.
Melalui
peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus
membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat, sekaligus memastikan pelayanan
kelistrikan yang andal dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bali. (lan/*)
