Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa truk towing yang tengah melintas di Banjar Pasar, Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (24/1/2026) sore. (Foto: Polsek Pekutatan)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Cuaca ekstrem kembali
memicu insiden di jalur utama Denpasar-Gilimanuk. Sebuah pohon mahoni berukuran
besar tumbang dan menimpa truk towing yang tengah melintas di Banjar Pasar,
Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (24/1/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.05 WITA tersebut
sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan mengakibatkan kerusakan serius pada
kendaraan bernomor polisi B 9429 TIP itu.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan
bahwa angin kencang di wilayah tersebut menjadi pemicu utama tumbangnya pohon
perindang jalan.
Truk yang dikemudikan Rizki Hidayat (33) mengalami kerusakan
pada, kaca depan pecah, spion dan lampu sein hancur serta kap kendaraan
penyok.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun
kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30 juta," ujar Kompol Suarmadi,
Minggu (25/1/2026).
Menanggapi laporan warga, Unit Kecil Lengkap (UKL) 3
Polsek Pekutatan yang dipimpin IPTU I Wayan Winastra langsung diterjunkan ke
lokasi.
Petugas bersama warga bergerak cepat mengevakuasi dahan
pohon yang menutup badan jalan untuk mengurai kemacetan panjang.
"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan
pengguna jalan dan mengembalikan kelancaran arus lalu lintas sesegera
mungkin," tegas IPTU Winastra.
Saat ini, arus lalu lintas telah kembali normal. Namun,
pihak kepolisian tetap mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan
saat melintasi jalur yang rimbun pohon, terutama saat terjadi angin kencang.
Masyarakat diminta segera melapor ke call center 110 jika menemukan situasi
darurat serupa. (dik)
