Perspectives News

Adu Jangkrik Dua Bus di Pekutatan, Empat Orang Luka

 


Insiden laka lantas melibatkan Bus M Trans bernomor polisi N 7210 UJ dan Bus DeBe Trans dengan nomor polisi BA 7032 PU, terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 61-62, Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana pada Senin (9/2/2026). (Foto: Polsek Pekutatan) 

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bus besar terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 61-62, Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Senin (9/2/2026) sore sekitar pukul 18.00 WITA.

Insiden ini melibatkan Bus M Trans bernomor polisi N 7210 UJ dan Bus DeBe Trans dengan nomor polisi BA 7032 PU, mengakibatkan empat orang luka-luka.

​Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Bus M Trans yang dikemudikan Risky Setiawan (28) asal Banyuwangi, melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Saat memasuki jalan tikungan landai di tengah kondisi hujan lebat, tiba-tiba Bus DeBe Trans yang dikemudikan Kamto Susilo (34) asal Magetan muncul dari arah berlawanan.

​"Bus DeBe Trans diduga terlalu mengambil haluan ke kanan saat menikung, sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan. Benturan keras tersebut mengakibatkan Bus DeBe Trans melintang dan sempat menutup seluruh badan jalan," ujar Kompol Suarmadi.

​Akibat kejadian ini, kedua armada bus mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Adapun korban yang telah dievakuasi yakni Risky Setiawan (Sopir M Trans), mengalami luka di kepala dan punggung, saat ini dirujuk ke RS Negara.

​Peni Astriawati, penumpang M Trans, (62), mengalami patah tulang tangan kiri, dirujuk ke RS Negara. Sedangkan ​Aris Sugara, penumpang DeBe Trans, (46), mengalami luka di bagian dagu dan diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis.

​Sebanyak 12 penumpang Bus M Trans dan 24 penumpang Bus DeBe Trans dilaporkan selamat, meski sebagian besar mengalami syok akibat insiden tersebut.

​Guna mencegah kemacetan total, personel Polsek Pekutatan dipimpin Pawas siang AKP I Gst Ngrh Kade Dwi Arta Kumara langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas, evakuasi korban, serta pengamanan barang bawaan penumpang.

Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan juga tampak turun langsung ke TKP untuk memimpin proses evakuasi.

​Arus lalu lintas baru kembali normal sekitar pukul 23.30 WITA setelah kedua kendaraan berhasil dipindahkan ke tempat yang aman. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sepenuhnya ditangani oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut. (dik)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama