Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pelajar asal Ubud, Gianyar, yang mengalami hipotermia di Gunung Abang, Sabtu (21/2/2026) siang. (Foto: Basarnas Bali).
BANGLI, PERSPECTIVESNEWS- Seorang pelajar asal Ubud,
Gianyar, mengalami hipotermia di Gunung Abang, Sabtu (21/2/2026) siang. Korban
yang diketahui bernama Ni Putu Kuinandita (16) ini, mendaki bersama lima
rekannya sekitar pukul 5.00 WITA.
Dari informasi, kelompok pendaki ini dalam perjalanan
menuruni Gunung Abang diketinggian sekitar 1700 MDPL. Tiba tiba korban
mengalami kelelahan dan kondisi fisik menurun akibat kedinginan hingga lemas.
Mereka selanjutnya berhenti di Pos 2 Pura Andong.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi
pada pukul 12.56 Wita dari Nyoman Teja (pendaki lain). Setelah mendapatkan
laporan, diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem
menuju lokasi. Sementara itu koordinasi tetap dilakukan dengan Polsek
Kintamani, BPBD Bangli dan pemandu lokal serta keluarga korban.
Upaya pencarian dimulai kurang lebih pukul 14.40 WITA,
dengan kondisi cuaca saat itu gerimis dan jarak pandang berkisar 10 meter.
"Pukul 15.40 Hotel (WITA), kami tim SAR gabungan menemukan target di
ketinggian 1.450 Mdpl," jelas Putu Handika Bhayangkara, selaku koordinator
lapangan.
Meskipun alami hipotermia dan lemas, namun masih dalam
kondisi stabil. Selanjutnya korban dievakuasi turun hingga basecamp Gunung
Abang. "Tiba di Pos Pendakian Gunung Abang pada pukul 16.15 Hotel
(Wita)," imbuhnya.
Tim medis dari Puskesmas Kintamani memeriksa keadaannya dan
diputuskan untuk membawa Ni Putu Kuinandita ke Puskesmas Kintamani menggunakan
ambulan.
Unsur SAR gabungan yang terlibat selama operasi SAR
diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Kintamani,
Bhabinsa Abang Songan, Bhabinkamtibmas Abang Songan, Bhabinkamtibmas Desa
Suter, Puskesmas Kintamani, Potensi SAR Pemandu Pokdarwis Abang Erawang
Kintamani, pemanduan lokal, serta rekan dan keluarga korban. (dik)