Perspectives News

Filosofi Manggis: Simbol Kejujuran Pengawasan Bawaslu Jembrana

 


Bawaslu Kabupaten Jembrana, resmi meluncurkan program Beraksi (Bersama Rakyat Aktif Awasi Pemilu) ditandai dengan penanaman pohon manggis di halaman belakang kantor, Jumat (6/2/2026). (Foto: Ist/Perspectives)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana resmi meluncurkan program "Beraksi" (Bersama Rakyat Aktif Awasi Pemilu) pada Jumat (6/2/2026) dengan  penanaman pohon manggis di area kantor sebagai simbol komitmen moral.

​Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra, menegaskan bahwa pemilihan pohon manggis bukanlah tanpa alasan. Dalam budaya lokal, manggis kerap dijuluki sebagai "buah kejujuran" karena jumlah kelopak di bagian bawah buah selalu sama persis dengan jumlah isinya.

​"Kami memilih pohon manggis karena filosofi kejujurannya. Melalui penanaman pohon berintegritas ini, kami berharap pengawasan Pemilu di Jembrana juga berjalan dengan penuh integritas," ujar Widiastra.

​Program "Beraksi" ini muncul sebagai bentuk inovasi di tengah pengetatan anggaran. Widiastra mengungkapkan bahwa acara peluncuran ini dilakukan secara swadaya atau hasil iuran jajaran anggota. "Kami mengencangkan ikat pinggang. Tidak ada anggaran khusus, bahkan pertemuan fisik kini lebih banyak diganti dengan Zoom demi efisiensi," tambahnya.

​Meskipun saat ini sedang dalam masa pasca-tahapan, Bawaslu Jembrana tetap aktif melakukan, ​Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berkolaborasi dengan KPU Jembrana.

Konsolidasi Demokrasi dengan merangkul berbagai tokoh masyarakat dan segmen warga, serta ​penataan lingkungan kerja sesuai instruksi pusat untuk menciptakan suasana kantor yang sejuk dan produktif.

​Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Putu Agus Tirta Suguna, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai langkah Bawaslu Jembrana menata lahan yang sebelumnya kumuh menjadi taman pohon produktif sebagai inovasi yang cerdas.

​"Pohon ini memberi kesejukan, namun yang lebih penting adalah menjaga marwah lembaga. Saya ingatkan jajaran untuk terus menjaga hubungan baik dengan keluarga dan stakeholder agar tidak ada masalah integritas yang mencuat ke DKPP," tegas Tirta Suguna.

​Dengan semangat "Beraksi", Bawaslu Jembrana mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut aktif menjadi mata dan telinga dalam mengawal kejujuran demokrasi, sedalam filosofi buah manggis yang mereka tanam. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama