HUT ke-38 WHDI, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis (12/2/2025). (Foto: Hum Prov. Bali)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS-
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi atas kontribusi dan konsistensi
Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali dalam mengabdikan diri dan
organisasinya di tengah masyarakat Bali secara nyata.
Hal ini
disampaikannya dalam sambutan serangkaian HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma
Indonesia (WHDI), di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis
(12/2/2025).
“Selama
hampir empat dekade, WHDI mengabdikan diri dalam menjaga kualitas perempuan
Hindu, memperkokoh keluarga, menjaga nilai-nilai dharma, serta berkontribusi
nyata secara sekala dan niskala di tengah masyarakat,” ungkap Gubernur Wayan
Koster dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Perekonomian dan
Pembangunan Setda Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.
WHDI selalu
hadir dengan program-program yang menyentuh langsung masyarakat.
Peran WHDI
dalam menjaga tradisi keagamaan dan memberikan edukasi sastra dan agama adalah
vibrasi spiritual yang menjaga kesucian Pulau Dewata ini.
“Saya tentu
berharap agar kegiatan tersebut terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan
menggandeng stakeholder terkait, sehingga sinergitas antara program pemerintah
dan WHDI dapat berjalan sejajar tanpa tumpang tindih dan dirasakan langsung
oleh masyarakat,” ungkap Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan
oleh Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Luh Ayu
Aryani.
Di hadapan
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri, pembangunan daerah Bali,
yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali selaras dengan program WHDI pusat dan daerah
yang menyentuh pilar-pilar kehidupan masyarakat Bali agar dapat terwujud secara
adil dan merata, khususnya dalam rangka pembentukan karakter anak-anak bangsa,
perekonomian keluarga, dan pemberdayaan perempuan.
Oleh sebab
itu, tanpa peran perempuan yang kuat, taksu Bali tentunya akan meredup secara
perlahan. Dengan demikian, peran serta WHDI tentu sangat diperlukan.
“Saat ini
kita sedang menata fundamental pembangunan Bali untuk masa depan, menyongsong
100 Tahun Bali Era Baru (2025–2125).
Ketua WHDI,
Tjok Istri Sri Rasmawati Yudhara, menyampaikan bahwa secara organisasi WHDI
melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya serta mewujudkan program-program
yang telah dimiliki.
“Berbicara
tentang generasi emas, pihaknya tentu akan terus mendorong penguatan layanan
yang bermutu dan berkelanjutan sehingga dapat menunjukkan komitmen kuat WHDI
dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera,” jelasnya.
Peringatan
HUT ke-38 WHDI Provinsi Bali kali ini mengangkat tema “Pemberdayaan Perempuan
Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”. (hum/*)
