Bupati Kembang foto bersama dengan grup kesenian Jegog legendaris Suar Agung yang resmi berangkat ke Jepang untuk misi budaya selama dua minggu. Mereka dilepas Minggu siang (15/2/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kesenian khas Kabupaten
Jembrana, Jegog, kembali melangkah ke panggung internasional. Grup kesenian
legendaris Suar Agung resmi berangkat ke Jepang untuk menjalankan misi budaya
selama dua minggu, membawa nama harum Bali dan Indonesia di kancah global.
Rombongan yang dipimpin Putu Bobi Agus Darma selaku
koordinator, dilepas langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Minggu
siang (15/8/2026).
Tim kesenian ini memberangkatkan total 26 personil yang
terdiri dari seniman musik dan penari.
Keberangkatan ini menandai babak baru bagi kejayaan Jegog di
Negeri Sakura, di bawah pimpinan I Gede Oka, putra dari sang maestro almarhum
Pekak Jegog.
Sembilan Pementasan di Tiga Provinsi Utama
Selama 14 hari di Jepang, tim Suar Agung dijadwalkan tampil
dalam agenda yang padat, meliputi: tiga pementasan besar di panggung utama dan
enam pementasan skala menengah yang tersebar di berbagai wilayah terfokus di
tiga provinsi besar, yakni Fukuoka, Tokyo, dan Nagoya.
“Ini undangan dari pihak Jepang. Saat ini tim pertama untuk
proses tuning instrumen sudah berada di lokasi. Hari ini, rombongan kedua
sebanyak 21 orang menyusul untuk melengkapi tim. Kami membawa misi besar untuk
memperkenalkan kembali dentuman bambu khas Jembrana kepada masyarakat Jepang,”
ujar Putu Bobi Agus Darma sebelum keberangkatan.
Misi budaya ini memiliki makna historis yang mendalam. Sejak
tahun 1980-an hingga 2016, Jegog Suar Agung memiliki agenda rutin tampil di
Jepang, bahkan hingga dua kali setahun. Namun, kegiatan tersebut sempat
terhenti dan baru tahun ini berhasil diinisiasi kembali sebagai langkah awal
untuk membangun kepercayaan publik Jepang terhadap seniman Jembrana.
“Kami mengawali kembali apa yang dulu menjadi rutinitas
almarhum Pekak Jegog (I Ketut Suwentra). Harapan kami, pementasan ini tidak
hanya sekadar tampil, tapi menjadi agenda rutin tahunan yang memberikan
kontribusi nyata bagi Kabupaten Jembrana, baik dari segi citra budaya maupun
dampak ekonomi kreatif,” tambahnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pihak keluarga besar Suar Agung juga menyampaikan apresiasi
mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana atas dukungan penuh yang
diberikan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati
Jembrana atas dukungan, support, dan doanya. Kami bertekad menjaga nama baik
daerah dan memastikan misi budaya ini berjalan sukses sesuai harapan masyarakat
Jembrana,” tutup Putu Bobi.
Sementara Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan usai
melepas rombongan kesenian mengharapkan, keberangkatan ini menjadi momentum
kebangkitan seniman lokal untuk terus berkarya di level internasional dan
memperkuat posisi Jembrana sebagai "Kota Jegog" di mata dunia.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Jembrana merasa
bangga melihat grup Suar Agung kembali mengawali tradisi misi budaya ke Jepang.
Ini adalah langkah besar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat
internasional terhadap potensi seni kita," ujar Kembang Hartawan.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan dukungan terhadap pelestarian
Jegog Jembrana. Dukungan dalam bentuk fasilitasi kesenian tampil secara reguler
di Anjungan Cerdas Rambut Siwi Jembrana.
"Astungkara, ke depan Jegog akan siapkan panggung
reguler disana. Ini dukungan apresiasi kita, memberi ruang tiap seniman untuk
terus berkarya dan memiliki panggung tetap," pungkasnya. (humasJ)