Kondisi salah satu kendaraan usai kecelakaan beruntun di KM 67-68, tepat di sebelah timur SMK Negeri 5 Pekutatan, Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana, pada Jumat (27/2/2026) sore sekitar pukul 16.30 WITA. (Foto: Polsek Pekutatan)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Jalur tengkorak Jalan
Raya Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan beruntun yang
melibatkan empat kendaraan terjadi di KM 67-68, tepat di sebelah timur SMK
Negeri 5 Pekutatan, Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan,
Jembrana pada Jumat (27/2/2026) sore sekitar pukul 16.30 WITA.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, mengungkapkan
bahwa insiden ini dipicu oleh satu unit truk sedang bernomor polisi P 9676 UQ
yang diduga hilang kendali saat melintasi jalur tikungan menurun.
"Berdasarkan olah TKP awal, truk sedang tersebut
datang dari arah barat dan tiba-tiba mengambil haluan ke kanan, lalu menghantam
bagian depan Truk Tronton (DK 8396 AQ) yang datang dari arah berlawanan,"
ujar Kompol Suarmadi, dikonfirmasi Sabtu (28/2/2026).
Kerasnya benturan mengakibatkan truk tronton terdorong ke
belakang dan mengenai dua kendaraan di belakang tronton, yakni sepeda motor
Suzuki Shogun (DK 6148 FT) dan mobil Toyota Rush (F 1623 RZ) yang tidak sempat
menghindar sehingga turut terlibat dalam tabrakan tersebut.
Meski melibatkan kendaraan besar dan menyebabkan kerusakan
material yang cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun sejumlah pengendara mengalami luka luka, diantaranya pengendara motor
Jamil Ngadenan (48) asal Malang mengalami luka robek pada bibir atas dan telah
mendapatkan jahitan di Puskesmas 1 Pekutatan. Sopir truk sedang Yanto (63)
mengalami luka lecet pada kaki kanan.
"Pengemudi lainnya, I Nyoman Monotama (Tronton) dan
Sainendrio Hutabarat (Toyota Rush) dilaporkan dalam keadaan sehat tanpa luka
berarti," jelasnya. Total kerugian materiil akibat kerusakan fisik
kendaraan ditaksir mencapai Rp5.000.000.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengendara terutama
angkutan barang untuk selalu berhati hati saat berkendara, selalu patuhi aturan
lalu lintas demi keselamatan bersama. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah
dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Polres Jembrana. (dik)