Salah satu ruangan KMP Portlink VII mengalami kebakaran pada Rabu (11/3/2026) malam. (Foto: ASDP Gilimanuk).
BANYUWANGI, PERSPECTIVESNEWS– PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) memastikan operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang tetap
berjalan normal menyusul insiden kebakaran di salah satu ruangan KMP Portlink
VII pada Rabu (11/3/2026) malam.
Insiden tersebut berhasil ditangani dengan cepat tanpa
menimbulkan korban jiwa, sementara proses pemeriksaan lanjutan tengah dilakukan
guna memastikan kesiapan kapal sebelum kembali beroperasi.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.08 WIB di area deck
penumpang kanan bagian belakang kapal saat proses pemuatan berlangsung.
Awak kapal yang mengetahui kejadian tersebut segera
melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Penanganan kemudian diperkuat oleh tim tanggap darurat darat menggunakan
hydrant air tawar hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 20.35 WIB.
Seluruh penumpang dan muatan kendaraan logistik berhasil
segera dievakuasi oleh petugas. Sebanyak 12 unit truk barang dialihkan ke kapal
lain yakni KMP Jambo untuk melanjutkan perjalanan, sementara satu unit truk
yang tertinggal telah diberikan penanganan layanan (service recovery).
Selama proses penanganan berlangsung, arus kendaraan
logistik tetap berjalan lancar dan tidak terdapat kendaraan yang menunggu lebih
dari satu jam di area pelabuhan.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy
Andale, menyampaikan apresiasi atas respons cepat awak kapal dan seluruh tim
operasional dalam menangani insiden tersebut.
“Kami mengapresiasi kesigapan awak kapal dan tim operasional
di lapangan yang menangani situasi darurat dengan cepat dan sesuai prosedur
keselamatan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Prioritas utama kami adalah
memastikan keselamatan pengguna jasa sekaligus menjaga kelancaran layanan
penyeberangan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, ASDP saat ini terus berkoordinasi dengan
otoritas pelabuhan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan seluruh
aspek keselamatan terpenuhi sebelum kapal kembali dioperasikan.
“ASDP bersama KSOP melakukan pemeriksaan lanjutan secara
menyeluruh guna memastikan kapal memenuhi seluruh aspek keselamatan sebelum
kembali beroperasi. Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan
operasional di seluruh layanan penyeberangan,” tambahnya.
ASDP menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan
pengguna jasa merupakan prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan yang
dioperasikan perusahaan.
Di tengah proses penanganan tersebut, operasional layanan
penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk tetap berjalan normal dan
terkendali.
“Layanan penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk tetap
berjalan normal. ASDP bersama otoritas pelabuhan akan mempercepat proses
penanganan serta pemeriksaan lanjutan terhadap KMP Portlink VII agar kapal
dapat segera kembali beroperasi setelah dinyatakan aman dan laik laut, terutama
untuk mendukung kesiapan layanan pada periode angkutan Lebaran mendatang,” ujar
Windy menandaskan. (dik)
