Petugas Damkar melakukan pemadaman kebakaran rumah seorang warga di Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Jembrana yang ludes terbakar, pada Kamis (12/3/2026) pagi. (Foto: Polsek Pekutatan).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Nasib malang menimpa I
Kadek Umayana (39), seorang warga Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan,
Jembrana. Rumah berukuran 5 x 6 meter miliknya ludes terbakar saat ditinggal
bekerja ke Denpasar pada Kamis (12/3/2026) pagi.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, membenarkan
insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WITA tersebut. Berdasarkan olah TKP
awal, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik
pada bagian plafon rumah.
"Percikan api dari korsleting menyambar material
plafon hingga api membesar dengan cepat. Beruntung, warga sigap melakukan
penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba," ujar Kompol Putu Suarmadi.
Saksi mata di lokasi, Ni Kadek Yuni Widiantari (42),
melihat kepulan asap tebal muncul dari atap bangunan. Warga sekitar langsung
bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya sembari menghubungi pihak
berwajib.
Personel Polsek Pekutatan yang dipimpin Pawas AKP Gusti Ngr
Md Dwi Arta Kumara segera mengamankan lokasi untuk memberikan ruang bagi
petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 4 unit mobil Damkar dikerahkan ke lokasi
untuk menjinakkan api.
Sekitar Pukul 08.30 WITA, petugas Damkar tiba dan langsung
melakukan penyemprotan titik api. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya, sehingga
tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, seluruh
bangunan beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiil diperkirakan
mencapai Rp50 juta.
Tim Identifikasi Polres Jembrana telah diterjunkan ke lokasi
untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. "Dugaan sementara
akibat korsleting listrik," tukasnya. (dik)
