Pemandangan Sungai Wos menambah kesan mendalam di pusat kebangkitan kuliner di Sthala a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali. (Foto: Sthala)
BALI, PERSPECTIVESNEWS- Ubud telah lama menjadi pusat
kebudayaan dan spiritual Bali. Di pusat kebangkitan kuliner ini, hadir Sthala,
a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali yang berlokasi di atas Lembah Sungai Wos.
Ini lima (5) pengalaman bersantap di Sthala yang berbeda
dalam satu properti, masing-masing memiliki suasana, narasi, dan kesan
emosionalnya sendiri.
"Tidak perlu taksi. Tidak perlu berlomba dengan
reservasi di penjuru kota. Cukup satu alamat, dengan lima alasan untuk menetap
lebih lama. Ini bukan sekadar restoran hotel. Ini adalah destinasi kuliner yang
kebetulan memiliki kamar," ujar Putu Arneta Arma Putri, Digital Marketing
& Communications Executive Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali by
Marriott International, akhir pekan lalu.
Didampingi Sugeng Purnomo (Multi-property Director of Sales
and Marketing), Putri merinci pengalaman kuliner paling berkesan di Sthala:
1.Restoran Sungai: Bersantap di Tepi Sungai, di
Ambang Hutan, di mana Sungai Wos menentukan tempo dan menu mengikuti musim.
Terletak di tepi Sungai Wos yang sakral di Ubud, restoran
berkonsep terbuka ini membingkai setiap hidangan dengan suara aliran air dan
aroma vegetasi tropis. Keintimannya terasa secara arsitektural: pencahayaan
redup, material alami, dan sudut pandang yang menempatkan hutan sebagai pusat
di setiap meja.
Dapur di sini beroperasi dengan filosofi masakan
internasional modern yang berakar kuat pada tradisi Indonesia.
Bagi solo travelers, pasangan, maupun grup kecil yang
mencari makan malam yang terasa benar-benar privat, Sungai Restaurant
menghadirkan pengalaman yang serius secara gastronomi namun santai secara
emosional.
2.Naga Rooftop Bar & Lounge: Lokasi Matahari
Terbenam Paling Sinematik. Ada hierarki bar atap di Bali, yakni Naga Rooftop
Bar & Lounge di Sthala Ubud.
Program bar dikurasi dengan kreativitas yang matang. Koktail
khas menggunakan bahan-bahan asli seperti arak lokal, bunga telang, santan
segar, dan asam jawa, dikombinasikan dengan minuman beralkohol internasional
untuk menghasilkan minuman yang berkarakter khas Bali namun dieksekusi dengan
standar global.
3.Sarapan Pagi di Sthala: Saat Sarapan Menjadi Ritual
Orientasi Diri. Hidangan pertama dibingkai oleh terasering sawah, kicauan
burung, dan nuansa Ubud yang tenang.
Pengalaman kuliner yang paling sering dipandang sebelah mata
di properti mewah adalah sarapan. Sthala memperlakukannya sebagai bentuk
keramahtamahan. Bangun tidur menuju hidangan yang memposisikan Anda di tengah
lanskap Ubud, dengan pemandangan Lembah Sungai Wos, buah tropis segar dari
pasar lokal, dan persiapan upacara Bali yang terlihat dari meja Anda, bukanlah
sekadar pelengkap tetapi inti dari pengalaman menginap di sini.
4.Ritual Wellness Tahara Spa: Ketika makanan menjadi obat
hubungan kuno masyarakat Bali dengan apa yang Anda minum dan bagaimana Anda
pulih.
Tahara Spa di Sthala Ubud tidak dimulai dengan perawatan
tubuh, melainkan dengan minuman. Ritual sambutan berupa pilihan infus herbal
Bali dan teh yang disiapkan secara seremonial adalah bentuk pengalaman kuliner
yang berakar pada tradisi penyembuhan Indonesia selama berabad-abad.
Bagi pelancong wellness, dimensi dari Tahara Spa ini
mengangkatnya lebih dari sekadar pusat perawatan, menjadi pengalaman sensorik
dan nutrisi yang mendalam.
5.Private Dining di Sthala: Pengalaman bersantap
paling intim yang ditawarkan Sthala adalah yang tidak pernah meninggalkan
properti.
Makan malam privat di dalam kamar, disajikan di teras atau
balkon Anda di atas Lembah Sungai Wos. Eksklusivitas pemandangan milik Anda
sendiri, tingkat layanan dapur bintang lima, dan ketiadaan tamu lain sama
sekali.
* Reservasi: www.sthalabali.com
* Email: resv.sthala@tributeportfolio.com
* Telepon: +62 361 301 8700
* WhatsApp: +62 811 3802 868
* Sosial Media: @SthalaUbudBali. (*)
