Perspectives News

DPR Tekankan SPPG Jaga Kualitas MBG

 


 

 


Komisi IX DPR RI saat sosialisasi program MBG, di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (24/4/2026. (Foto: dik/perspectives) 

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Komisi IX DPR RI terus memperkuat pengawasan dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam sosialisasi yang digelar di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (24/4/2026), legislator menekankan bahwa kualitas asupan nutrisi menjadi kunci utama keberhasilan program nasional ini.

​Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardani, secara tegas mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak "anti-kritik" terhadap masukan masyarakat. Penekanan ini muncul sebagai respons atas adanya keluhan warga terkait standar kualitas makanan yang didistribusikan.

​"Penekanan saya agar SPPG yang melayani MBG ini betul-betul mengawasi dan terus meningkatkan kualitas makanannya. Jika masyarakat mulai mengembalikan makanan, SPPG harus segera introspeksi dan berbenah. Respon cepat sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap program MBG tetap terjaga," ujar Tutik Kusuma Wardani di hadapan ratusan warga Banjar Muduk.

​Program ini dinilai vital bukan sekadar sebagai bantuan pangan, melainkan strategi jangka panjang untuk memutus rantai stunting dan membangun generasi yang cerdas serta berdaya saing.

Meski ada catatan mengenai kualitas, warga Desa Pengambengan mengakui dampak positif program ini.

Eka Yanti, salah seorang warga, menyebutkan bahwa MBG menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak untuk lebih rajin ke sekolah. Namun, ia berharap variasi menu dan kesegaran bahan makanan tetap menjadi prioritas.

​Selain aspek kesehatan, MBG juga diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Ir. Nani Iriani dari Kelompok Wanita Tani Indonesia yang turut hadir, menjelaskan bahwa keberadaan SPPG menciptakan rantai pasok yang besar.

​Kebutuhan akan bahan pokok seperti beras, sayur, telur, hingga tahu dan tempe merupakan peluang bagi warga sekitar untuk menjadi penyuplai. Dengan demikian, ekosistem MBG diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi pelayanan. (dik)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama