Tim panitia usai rapat finalisasi persiapan pelaksanaan literasi digital di sektor pembayaran, di kantor sekretariat bersama SMSI Provinsi Bali, Jumat (10/4/2026). (Foto: Ist)
BADUNG, PERSPECTIVESNEWS- Serikat Media Siber
Indonesia (SMSI) Kabupaten Badung akan menggelar Literasi Digital di sektor
pembayaran dengan tema “Tips Aman Bertransaksi Online” menyasar 200 peserta dari UMKM, Gen Z, hingga
milenial.
Dalam rapat finalisasi persiapan dengan tim panitia, Ketua
SMSI Badung, Drs. Nyoman Sarmawa menegaskan, literasi ini penting untuk memberi
pemahaman kepada masyarakat, terutama pedagang pasar yang masih awam soal
transaksi digital.
“Selama ini banyak pedagang di pasar kurang paham transaksi
digital. Kalau ada kendala seperti saldo terpotong tapi transaksi gagal, mereka
bingung harus bagaimana. Kegiatan ini solusinya,” ujarnya, Jumat (17/4/2026),
di kantor sekretariat bersama SMSI Provinsi Bali.
Kegiatan rencananya akan digelar Selasa (21/4/2026), mulai
pukul 08.00 WITA di Kertha Gosana, Puspem Kabupaten Badung dengan total 200
peserta, dengan rincian 50 Gen Z, 100 pelaku UMKM, dan 50 milenial. Hadir juga
jajaran struktural Pemkab Badung dan anggota SMSI se-Kabupaten Bali.
Materi diskusi fokus pada masalah praktis yang sering
ditemui masyarakat. Di antaranya tips mengatasi transaksi gagal namun saldo
terpotong, tips saat jaringan lelet ketika transaksi, dan tips mengatasi
barcode QRIS tertukar atau palsu.
Tiga pakar keuangan dihadirkan sebagai narasumber, Nyoman
Indra Pranata dari BPD Bali, Anak Agung Ngurah Surya dari OJK Provinsi Bali,
dan Zetra Les Saputra dari Bank Indonesia Perwakilan Bali. Bertindak sebagai
moderator, Ngurah Dibia yang juga Sekretaris SMSI Provinsi Bali.
Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja, yang hadir turut
mengapresiasi langkah SMSI Badung. Menurutnya, SMSI termasuk organisasi pers
yang paling aktif menggelar kegiatan di Bali.
“Saya ingin SMSI setiap kabupaten di Bali, bisa semangat
berorganisasi dan aktif. Ini kebanggaan kita dan pembeda dengan organisasi
lain. Secara kegiatan, SMSI paling aktif,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan ini memicu SMSI kabupaten lain ikut
bergerak.
Sekretaris SMSI
Provinsi Bali, Ngurah Dibia, menambahkan tema “Tips Aman Bertransaksi
Online” sangat relevan untuk UMKM.
“Banyak pelaku UMKM masih gagap teknologi pakai QRIS dan
rawan kena barcode palsu. Lewat literasi ini mereka bisa tercerahkan dan lebih
hati-hati bertransaksi,” jelasnya.
Kegiatan literasi digital ini disupport Pemkab Badung, OJK,
Bank Indonesia, dan BPD Bali. (*)
