Sekjen ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, usai penganugerahan di Kantor BPK, Jakarta, Selasa (07/04/2026). (Foto: ATR/BPN)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS- Kementerian Agraria dan
Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut
Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dari hasil tersebut, Kementerian ATR/BPN telah menyelesaikan
90,8% temuan yang berbuah apresiasi berupa penghargaan dari BPK.
“Terima kasih kepada Bapak Menteri Nusron karena terus
mendorong kami di kesekjenan maupun para direktorat jenderal untuk
menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sejak tahun 2013 sampai saat
ini,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, usai
penganugerahan di Kantor BPK, Jakarta, Selasa (07/04/2026).
Dalu Agung Darmawan menjelaskan, tindak lanjut atas RHP
merupakan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, mulai dari penyempurnaan
regulasi hingga penguatan pengelolaan aset dan administrasi pertanahan. Dalam
pelaksanaannya, Kementerian ATR/BPN juga melakukan koordinasi lintas unit kerja
serta bersinergi dengan kementerian dan lembaga lain.
“Kita berharap seluruh satuan kerja segera menindaklanjuti
apabila ada rekomendasi yang perlu diselesaikan, baik dari BPK maupun dari
pengawasan internal. Harapannya tentu seluruhnya dapat dituntaskan, bahkan kita
ingin mencapai 100% seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa kementerian
lain,” ungkap Dalu Agung Dermawan.
Sejak tahun 2013, tercatat ada sekitar 1.300 RHP, yang mana
Kementerian ATR/BPN telah menyelesaikan 1.180 di antaranya. Capaian tersebut
tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang secara konsisten mempercepat
penyelesaian tindak lanjut RHP.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat
akuntabilitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Kegiatan penganugerahan ini juga dihadiri oleh para pejabat
dari kementerian/lembaga pada Kabinet Merah Putih. Penghargaan diserahkan oleh
Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq.
Turut hadir pada penyerahan penghargaan ini, Inspektur
Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi; serta Kepala Biro Keuangan, Kartika
Sari. (JM/YZ)
