Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman. (Foto: Lan)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS-
Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman berkesempatan bertatap wajah dengan puluhan
media saat OJK menggelar ‘Ngorte Bareng Media’, Jumat (10/4/2026).
Dalam momen pertama bertemu media, mantan Kepala OJK
Provinsi DIY pada 2020-2024 ini sekaligus minta agar media cukup menyapanya
dengan Pak Jim – sapaan akrab yang menurutnya juga mudah diingat.
“Sapa pakai nama Pak Jim atau Pak Jimmi boleh ya, mudah
diingat,” katanya ramah.
Pak Jim mendapat penjelasan bahwa pertemuan perdana dengan
puluhan media di Bali bertujuan untuk tetap menjaga sinergi yang selama ini
sudah dibangun oleh pejabat Kepala OJK Bali sebelumnya yakni Kristrianti Puji
Rahayu yang sekarang menjabat sebagai Kepala OJK Institute.
“Saya sebelumnya pernah bekerja di Bank Indonesia, kemudian
sebagai Kepala OJK Provinsi DIY pada 2020-2024 dan Kepala OJK Kalimantan Timur
dan Kalimantan Utara pada 2024 sampai Maret 2026,” terang Pak Jim.
Belajar dari kedekatan pejabat OJK dengan media, Pak Jim
mengakui hubungan tersebut mesti dipupuk bahkan ditingkatkan lagi. "Kami akan
tetap menjaga sinergi yang sudah berjalan baik dengan rekan-rekan media di
Bali," tuturnya.
“Media ibaratnya corong untuk menyuarakan atau membuat
orang paham tentang kebijakan suatu perusahan atau lembaga negara seperti OJK.
Tanpa media, sulit bagi kita untuk menyosialisasikan berbagai kebijakan
berkaitan dengan tugas dan fungsi OJK,” sambung pria berpenampilan sederhana
ini.
Menurutnya, ke depan media tidak saja menjadi ‘penyuara’
kebijakan OJK saja tetapi juga mampu memberikan masukan apa yang dirasakan
selama ini belum maksimal.
Terkait tugas di Bali, Pak Jim menyebutkan, akan
meneruskan kepemimpinan dengan mempertahankan kondisi sektor keuangan agar
tetap bisa mendukung perekonomian di daerah.
Sebagai Kepala OJK Bali, ia bertanggung jawab untuk menjaga
stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah Bali, memperkuat perlindungan
konsumen, serta mendorong peran perbankan dalam penyaluran kredit untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kita akan tetap bersinergi dengan media dan melanjutkan
kerja baik yang selama ini sudah terjalin,” ucapnya. (lan)
