Perspectives News

BCPS Teken MoU dengan Valrhona, Tonggak Baru Pendidikan Profesional Cokelat dan Pastry di Indonesia

 


Penandatanganan resmi kerjasama antara BCPS dan Valrhona dilakukan Ariani Siswanto, Pendiri BCPS (kiri) bersama Martine Grazioso, CEO Valrhona. (Foto: Ist)

TABANAN, PERSPECTIVESNEWS- Bali Culinary Pastry School (BCPS) menandai tonggak baru pendidikan profesional cokelat dan pastry di Indonesia melalui penandatanganan (teken-red) Nota Kesepahaman (MoU) dengan Valrhona, Jumat (24/4/2026) di Pastry Chocolate Lab - BCPS.

Valrhona, Maison cokelat asal Prancis yang telah berdiri lebih dari satu abad, dikenal secara global atas komitmennya terhadap keunggulan, keberlanjutan, dan pendidikan kuliner.

Penandatanganan ini mencerminkan ambisi bersama untuk menghubungkan generasi baru talenta kuliner Indonesia dengan standar internasional dalam craftsmanship.

Kolaborasi ini menghadirkan kerangka pendidikan terstruktur yang berfokus pada transmisi pengetahuan, pembelajaran berbasis praktik, serta persiapan talenta kuliner muda untuk memasuki pelatihan cokelat tingkat lanjut sejak tahap awal perjalanan profesional mereka, dengan fokus pada cokelat, pastry, es krim, dan gastronomi premium.

Babak Baru Pendidikan Cokelat

Penandatanganan kerjasama ini mendukung pengembangan berkelanjutan dari Bali Chocolatier Pâtissier Professional School, sebuah program intensif berbasis praktik yang menandai evolusi signifikan dalam pendidikan pastry dan cokelat di BCPS.

Program ini secara resmi dimulai pada 9 Februari 2025 dengan tujuh peserta yang mengikuti perjalanan pelatihan penuh waktu selama lima bulan.

Partisipasi dalam program ini bersifat selektif, di mana peserta harus terlebih dahulu menyelesaikan program Professional Chef Pastry Bakery di BCPS sebelum melanjutkan ke spesialisasi ini.

Selama program berlangsung, peserta akan menjalani pengalaman belajar yang melampaui ruang dapur, antara lain:

* pengalaman origin yang imersif, termasuk kunjungan edukatif ke Valrhona Cacao Forest untuk memahami perjalanan cokelat dari sumber hingga menjadi produk akhir ;

* sesi khusus bersama chef internasional yang dihadirkan oleh Valrhona, dengan fokus pada tasting, teknik, dan pengembangan sensori ;

* program immersion profesional di L’École Valrhona Japan, di mana peserta mengembangkan kemampuan kreatif dan teknis dalam lingkungan pembelajaran global.

Perjalanan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, rasa ingin tahu, serta penghargaan yang lebih dalam terhadap ekosistem di balik setiap bahan.

Ariani Siswanto, pendiri BCPS mengatakan, “BCPS bangga menjadi sekolah kuliner pertama di Indonesia yang menjalin kolaborasi pendidikan terstruktur seperti ini dengan Valrhona. Melalui komitmen jangka panjang ini, BCPS terus membangun ekosistem di mana pendidikan, craftsmanship, dan keberlanjutan berjalan bersama untuk membentuk masa depan gastronomi di Indonesia," ujarnya.

Martine Grazioso, Chief Executive Officer Valrhona, juga menyampaikan keyakinannya terhadap kolaborasi ini. "Kami percaya bahwa pembelajaran yang bermakna terjadi melalui praktik, proses berbagi, dan rasa ingin tahu. Mendukung perkembangan profesional muda melalui pendidikan yang terstruktur dan imersif merupakan hal yang penting untuk menjaga masa depan craftsmanship cokelat," ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi tasting yang menampilkan kreasi cokelat hasil karya para peserta, yang dimulai dengan visi dan diwujudkan melalui keterampilan. (*)

 

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama