Bupati Kembang Hartawan saat meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi di SMP Negeri 2 Negara, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Bupati Jembrana, I Made
Kembang Hartawan menegaskan hasil pelaksanaan tes psikologi gratis bagi para
siswa kelas 8 SMP se Kabupaten Jembrana harus dikawal dengan baik.
Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Kembang - Ipat
dalam mencetak SDM unggul sejak dini.
Dinas dalam hal ini Disdikpora Jembrana, sekolah harus
berkoordinasi dengan para orang tua, terkait hasil asesment ini, sehingga
diharapkan mampu memberi gambaran dalam membimbing anak-anak sesuai minat dan
bakatnya.
"Jadi hasil tes psikologi ini bukan sekadar angka atau
formalitas belaka. Dari hasil tes ini, kita bisa mendapatkan potret minat dan
bakat anak-anak. Jadi penting bagi dinas, sekolah untuk berkordinasi dengan
orang tua siswa, sehingga mereka ada tuntunan dalam mendidik anak-anak sesuai
minat dan bakatnya," ungkap Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup
Patriana Krisna (Ipat) saat meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi di SMP
Negeri 2 Negara, Sabtu (30/5/2026).
Bupati Kembang menekankan bahwa penting sekali untuk
memetakan minat dan bakat anak-anak sejak dini, untuk itu program tes psikologi
ini hadir, dan sudah berlangsung 2 kali, ini menjadi tahun ke-2.
“Setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Melalui
tes psikologi ini, kita ingin membantu mereka menemukan bidang yang paling
sesuai dengan minat dan kemampuannya, sehingga tidak salah langkah saat
menentukan jenjang pendidikan berikutnya," ujarnya.
Bupati asal Desa Pangyangan, Pekutatan berharap program
tersebut tidak hanya membantu siswa mengenali minat dan bakatnya, tetapi juga
menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang lebih siap menghadapi tantangan
pendidikan dan dunia kerja di masa mendatang.
"Dengan mengenali potensi diri lebih awal, anak-anak
memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang di bidang yang mereka sukai
dan kuasai. Itulah tujuan utama yang ingin dicapai," harap Bupati Kembang.
Sementara itu, Ni Made Swasti Wulanyani sebagai Kordinator
Prodi Psikologi, menyampaikan bahwa secara teknis pelaksanaan tes psikologi
ditahun kedua ini, jauh lebih baik dan lancar dibandingkan sebelumnya.
Berdasarkan evaluasi dari tahun sebelumnya, Made Swasti
menyebut terdapat kendala jaringan dan komputer yang ada dilab sekolah. Untuk
tahun ini, diubah metodenya dengan menggunakan handphone, sehingga lebih
memudahkan siswa dalam mengaksesnya.
“Dari sisi soal sendiri, tentu kita sudah sesuaikan dengan
kempuan anak-anak, sehingga nantinya hasil assessment yang kita laksanakan ini
mampu memberikan report dalam menentukan minta dan bakat dari anak-anak,”
pungkasnya.
Program unggulan Kembang- Ipat kembali dilaksanakan pada
tahun 2026. Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program ini semakin
menunjukkan komitmennya dalam membantu siswa mengenali potensi diri sejak dini
melalui tes psikologi bagi siswa SMP kelas 8.
Berlangsung selama 3 hari, dari Jumat sampai Minggu besok
(29-31/5/2026), tes psikologi yang berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran,
Prodi Psikologi Universitas Udayana tersebut diikuti sebanyak 3824 siswa SMP
kelas 8 se Kabupaten Jembrana. (prokopim Jbr)
