Perspectives News

Gagal Nyalip, Dua Truk Tabrakan di Jalur Tengkorak Denpasar - Gilimanuk

 


Petugas Satlantas Polres Jembrana melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 99-100, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali pada Jumat (29/5/2026). (FOTO: Satlantas Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Diduga gagal menyalip kendaraan di depannya, truk kontainer oleng hingga menabrak truk bermuatan sepeda motor di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 99-100, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/5/2026) sore sekitar pukul 18.00 WITA ini melibatkan truk kontainer Hino dan truk Mitsubishi Fuso.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026) membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, kecelakaan diduga terjadi akibat salah satu truk keluar dari jalurnya.

Peristiwa bermula saat truk kontainer Hino berpelat nomor P-8401-UW yang dikemudikan Muhammad Wahyudi (36), asal Jember, Jawa Timur, bergerak dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk). Kondisi cuaca saat itu cerah dan arus lalu lintas terpantau sedang.

"Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya lurus dan datar, truk kontainer Hino tersebut tiba-tiba bergerak ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan," ujar AKP Sugianta.

Pada saat yang bersamaan, datang truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi H-8678-OH dikemudikan Sarmanto (58) asal Kendal, Jawa Tengah dari arah berlawanan (barat ke timur). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat di jalur sebelah kanan dari arah timur pun tidak dapat dihindarkan.

Meskipun benturan antar-kendaraan besar ini cukup keras, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun satu orang mengalami luka ringan. Muhammad Wahyudi (sopir truk Hino) dalam kondisi sadar, namun mengeluhkan sakit pada bagian perut dan saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Negara untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara Sarmanto (sopir truk Fuso) dilaporkan selamat.

"Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) akibat kerusakan fisik pada kedua kendaraan," jelasnya.

Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jembrana telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti truk kontainer tersebut mengambil jalur kanan.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pengemudi untuk selalu berhati hati dalam berkendaraan dan patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama