Perspectives News

Sehari Terjadi Dua Kasus Kebakaran, Damkar Jembrana Ingatkan Warga

 


Petugas Damkar Jembrana berjibaku memadamkan api di lahan seluas 50 are milik PT Taman Kerthi Bali Semesta (KBS Park), Senin (20/7/2026). (Foto: Damkar Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran lahan. Pasalnya, dalam satu hari yang sama pada Senin (20/7/2026), jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana harus meluncur ke dua lokasi berbeda untuk menjinakkan si jago merah.

Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Pramana, membenarkan adanya dua insiden kebakaran lahan yang melanda wilayah Jembrana dalam sehari tersebut.

Insiden pertama dipicu oleh kelalaian warga saat membakar sampah. Peristiwa ini terjadi di Banjar Anyar, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana pada malam hari.

Malam itu, sekitar pukul 18.50 WITA, seorang oknum warga setempat berinisial I Dewa Ayu KC (35) membakar tumpukan sampah usai membersihkan halaman rumahnya. Namun, api ditinggal begitu saja masuk ke dalam rumah. Tak butuh waktu lama, kobaran api dengan cepat merembet dan membakar lahan kosong seluas 2 are di sekitarnya.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Ni Made Dwi Lidyastuti saat melintas. Melihat api membesar, saksi langsung menghubungi Mako Damkar Jembrana.

"Regu I Damkar bergerak cepat menuju TKP dengan waktu tempuh hanya 3 menit. Membutuhkan 3 unit armada dan 5.000 liter air, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu 30 menit," ungkap Eko Susila, dikonfirmasi Selasa (21/7/2026).

Sebelum insiden di Batu Agung, Damkar Jembrana juga telah menangani kebakaran lahan di kawasan Jalan Arjuna 1, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan. Kebakaran ini melalap lahan seluas 50 are milik PT Taman Kerthi Bali Semesta (KBS Park).

Peristiwa diketahui pertama kali sekitar pukul 10.24 WITA oleh petugas patroli proyek, Misrin (63). Saat berpatroli, ia melihat kepulan asap tebal melalap vegetasi pohon pisang dan semak belukar di areal lahan seluas 10 hektar tersebut.

Guna mencegah kobaran meluas, Regu III Damkar Jembrana dikerahkan ke lokasi pada pukul 11.05 WITA. Sebanyak 4 unit armada damkar dikerahkan hingga menguras sekitar 11.500 liter air untuk menjinakkan api.

Meski tidak ada korban jiwa maupun kerugian material besar yang dilaporkan dari kedua insiden tersebut, pihak kepolisian dan Pemkab Jembrana mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah maupun meninggalkan titik api tanpa pengawasan, terutama di area lahan kering. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama