Perspectives News

DPP Prajaniti Hindu Indonesia Audiensi dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka

 


 

 


DPP Prajaniti Hindu Indonesia saat beraudiensi dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Senin (11/5/2026). (Foto: Ist)

JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS- Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia KS Arsana didampingi dua (2) orang panitia Konferensi Internasional Pengusaha Hindu “Global Hindu Business Conference” (GHBC), melakukan audiensi dengan Wakil Presiden RI (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dua orang panitia tersebut yakni Ketut Budiasa (Sekum PHDI Pusat yang jadi Penasehat GHBC), I Nyoman Gde Agus Asrama (Ketua TIK GHDHI yang jadi Panitia Pengarah GHBC), dan empat (4) orang Pengurus DPP Prajaniti yaitu Gede Narayana (Ketua), I Nyoman Sarya (Wakil Bendum), I Gede Merta Nadi (Wakil Sekjen), dan Made Widhi Adnyana Surya Pratita (Ketua DPD Prajaniti DKI Jakarta).

Di awal penjelasannya, Ketum Prajaniti KS Arsana menyampaikan kepada Wapres bahwa Prajaniti adalah organisasi layanan sosial yang bergerak di bidang ekonomi, pendidikan, sosial kemanusiaan, dan kaderisasi kepemimpinan politik-kebangsaan.

Bila disejajarkan dengan organisasi kemasyarakatan lainnya, Prajaniti memiliki peran sejenis dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” demikian KS Arsana.

Lebih lanjut KS Arsana menyebutkan, pada Oktober 2024, Prajaniti mengadakan Yoga Internasional di IKN Nusantara sebagai bentuk dukungan konkrit atas kebijakan pemerintah dalam membangun IKN Nusantara sebagai Ibukota Baru Indonesia.

Atas penjelasan ini, Wapres Giran menyampaikan bahwa saat dirinya memimpin Solo juga menjadikan yoga sebagai kegiatan komunikasi dalam pembenahan dan mempromosikan Kebun Binatang yang dibenahi.

“Saya juga menjadikan yoga sebagai sarana komunikasi saat mengenalkan kepada publik ketika saya membenahi kebun binatang di Solo. Area kebun binatang dapat dijadikan lokasi kegiatan yoga di pagi hari sebelum kebun binatang dibuka. Lalu sore harinya bisa dijadikan arena untuk jalan santai,” papar Wapres Gibran.

Selanjutkan Ketum Prajaniti menyampaikan bahwa Prajaniti bersama komponen lintas-ormas Hindu akan mengadakan Konferensi Internasional Pengusaha Hindu - Global Hindu Business Conference (GHBC) di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Bali pada 10-12 Juli 2026.

Konferensi ini akan dihadiri sekitar 400 orang. Dalam konferensi juga akan dilakukan peluncuran buku “Dharmanomics: Membangun Kesejahteraan Bersama Berlandaskan Dharma”.

“Kami memohon dan berharap Bapak Wakil Presiden berkenan hadir, membuka konferensi, dan menjadi Honorable Keynote Speaker pada konferensi internasional ini,” harap Ketum Prajaniti.

Atas permohonan ini, Wapres Gibran akan mengupayakan yang terbaik dan menyesuaikan jadwal agendanya.

KS Arsana juga menyampaikan harapan kiranya Wapres Gibran berkenan memberi dukungan atas rencana Prajaniti membangun Sekolah Inklusif Berbasis Alam, Kebangsaan, dan Spiritualitas Dharma di IKN Nusantara.

Atas hal ini, Wapres Gibran menyampaikan akan berkoordinasi dengan Kepala Otoritas IKN Nusantara.

Pada kesempatan yang sama, Ketut Budiasa (Sekum PHDI Pusat yang jadi Penasehat GHBC) menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wapres pada Tawur Agung di Candi Prambanan tahun 2025.

Ketut Budiasa juga menyampaikan dua hal, pertama tentang pembangunan pura di IKN Nusantara dan Mahasabha PHDI di tahun 2026 ini.

“Kami mohon dukungan Wapres atas pembangunan pura di IKN sekaligus mengundang beliau pada Mahasabha PHDI dan Wapres Gibran menyampaikan perhatian serius beliau atas pembangunan Pura di IKN Nusantara,” tutur Budiasa.

I Nyoman Gde Agus Asrama selaku Panitia Pengarah GHBC menyampaikan bahwa salah satu tujuan konferensi internasional adalah mengajak para pengusaha Hindu dari berbagai negara berkenan berinvestasi di Indonesia, khususnya Bali.

Atas hal ini, Wapres menyambut baik dan menambahkan rencana menjadikan Bali sebagai pusat keuangan internasional (financial center) baru di Asia.

“Konsepnya mirip Dubai. Kita memilih Bali karena semua fasilitas dan infrastruktur sudah tersedia,” demikian Wapres Gibran.  (*)

 

 

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama