Dr. I Ketut Gede Arha, AP, S.H.,M.Si., Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung. (Foto: perspectives)
BADUNG,
PERSPECTIVESNEWS- Nama
lengkap dengan gelar Dr. I Ketut Gede Arta, AP, S.H.,M.Si. Jabatan saat ini Kepala
Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Badung, sebuah jabatan
strategis yang tidak pernah dimimpikannya, bahkan saat dirinya dilantik pada 30 April 2026 lalu.
Sebelum
menjabat Kadis Kominfo, Pak Arta – sapaan karibnya, menjabat sebagai Camat
Kuta Selatan dan Camat di beberapa wilayah lainnya seperti Kecamatan Petang dan
Kuta.
Sebagai
Lurah, pun karirnya lebih panjang lagi. Sudah empat (4) kali Pak Artha menjabat
Lurah di Kapal, Kerobokan Kelod, Benoa, dan Nusa Dua.
Meski
bekal pendidikannya mentereng dan prestasi kerja yang dinilai memuaskan, anak
dari orang tua petani ini tak lantas tinggi hati. Baginya, ilmu dan kinerja
didedikasikan sebesar-besarnya untuk memberi manfaat kepada masyarakat.
“Saya
hanya ingin terus belajar. Bagi saya, belajar bukan untuk mengejar gelar tetapi
bagaimana ilmu yang saya dapatkan dari belajar itu, benar-benar membawa manfaat
bagi orang lain atau masyarakat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, di
Kantor Diskominfo Badung, Senin (11/5/2026).
Pribadi
yang familiar, rendah hati dan suka menjalin kebersamaan dengan rekan media
juga terlihat saat menerima wartawan untuk wawancara seputar dirinya sebagai pejabat
baru di lingkungan Kominfo Badung. Ini membuktikan bahwa Pak Arta adalah sosok
pejabat yang terbuka.
“Ada
kebahagiaan tersendiri kalau kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Dimanapun
saya diberikan tanggung jawab, sebesar-besarnya saya bisa bermanfaat,” tuturnya.
Pria
kelahiran Desa Badeng Kayu, perbatasan Tabanan-Jembrana ini bukanlah tipikal
birokrat yang mengejar jabatan. Di manapun ditempatkan, dirinya akan siap
menjalankannya secara profesional dan penuh dedikasi.
Meraih
gelar doktor di usia yang relatif masih muda, Pak Arta kecil mengaku dididik orang tuanya dengan satu pesan yang hingga kini masih dipegangnya yakni
sekolah setinggi-tingginya.
“Pesan orang
tua saya itu, saya wujudkan dengan bekerja sambil sekolah. Saya kuliah dan lulus
di IPDN, juga di Unud. Semua saya tempuh sambil bekerja. Karena saya banyak
tidak tahu, makanya saya banyak belajar. Jadi bukan semata-mata gelar yang saya
kejar,” tuturnya.
Ada tiga
hal yang Pak Arta tekankan saat memimpin Diskominfo Badung. Pertama,
integritas perangkat daerah. Kedua, pelayanan. Ketiga, inovasi berdampak dan
berkelanjutan.
“Tugas
kita salah satunya pelayanan di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi
digital. Kita harus beri yang terbaik. Yang sudah bagus, lanjutkan. Tapi kita
juga harus dekat dengan inovasi. Bangun teamwork dan budaya kerja yang
utuh agar bisa kontribusi nyata buat Badung,” tandasnya.
“Saya juga
mengajak media untuk turut berkontribusi dan menyosialisasikan program dan
kebijakan kami di Kominfo untuk bisa melayani masyarakat sehingga berdampak
positif,” tutup Pak Arta. Sukses ya pak... (lan)
