Perspectives News

Langkah Nyata Atasi Masalah Sampah, Gubernur Koster Tinjau Langsung Pematangan Lahan Pembangunan PSEL


Gubernur Koster mersama Kasad Maruli Simanjuntak meninjau langsung proses kick-off pematangan lahan untuk proyek PSEL, Jumat (22/5). (Foto: Hums. Prov. Bali) 


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Gubernur Bali, Wayan Koster, mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Maruli Simanjuntak, meninjau langsung proses kick-off pematangan lahan untuk proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Peninjauan ini dilakukan di lahan milik PT Pelindo yang berlokasi di Pesanggaran, Pedungan, Denpasar, pada Jumat (22/5/2026) siang.

​Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Badung, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, Pangdam IX/Udayana, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Kepala PPLH Bali Nusra, perwakilan BPI Danantara, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

​Rombongan mengawali kegiatan dengan meninjau proses pemadatan lahan yang tengah berlangsung. Di lokasi tersebut, beberapa alat berat sudah beroperasi sejak dua hari lalu untuk memadatkan dan menata lahan. Sementara itu, puluhan truk bermuatan tanah tampak mengantre dengan rapi di sepanjang pintu masuk Tol Bali Mandara. Usai meninjau lapangan, Kasad Maruli Simanjuntak bersama rombongan menggelar diskusi teknis mengenai rencana pembangunan PSEL pertama di Pulau Dewata tersebut.

​Dalam kesempatan itu, perwakilan BPI Danantara, Maulana, bersama Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, memaparkan progres awal pembangunan proyek strategis ini.

​Diketahui, Pemerintah Pusat telah menetapkan Zhejiang Weiming, perusahaan asal China, sebagai pemenang tender proyek PSEL di Bali. Di sisi lain, Pemerintah Daerah bertugas menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas insinerator tersebut.

​Lahan seluas enam hektare milik PT Pelindo di Banjar Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, akhirnya ditetapkan sebagai lokasi proyek. Proses pembangunan fisik ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan setelah lahan siap bangun. Nantinya, PSEL ini akan menjadi pusat pengolahan sampah menjadi energi listrik yang hasilnya akan dijual ke PLN. (*) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama