Peserta Asian Open Water Swimming Championship ke-12 saat melakukan latihan di Jimbaran Bay. (Foto: Humas Panpel)
BADUNG,
PERSPECTIVESNEWS – India menjadi negara paling banyak mengirim atlet ke
ajang Asian Open Water Swimming Championship (OWSC) ke-12 tahun 2026, yakni 12
perenang putra dan putri. Mereka didampingi 7 orang ofisial.
Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia, Harlin
Erlianto Rahardjo, mengatakan total peserta yang mengikuti kejuaraan yang sudah
memasuki usia 12 tahun itu sebanyak 127 orang dari 18 negara.
Sementara itu Hong Kong menjadi negara kedua paling banyak
mengirim atlet, yakni 4 perenang putra dan 4 perenang putri dengan didampingi 5
orang ofisial, disusul Kazakhstan dengan 3 perenang putra dan 4 perenang putri
didampingi 3 ofisial, dan Indonesia dengan 4 perenang putra dan 2 perenang
putri yang didampingi 2 orang ofisial di urutan berikutnya.
“Kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 13 sampai 15 Juni
2026 di Jimbaran Bay, Kabupaten Badung. Mereka pada peserta rata-rata terpesona
dengan keindahan Pantai Jimbaran dan sebagian dari mereka sudah mulai latihan,”
kata Harlin Erlianto Rahardjo.
Dikatakan, sesi pemanasan, uji coba dan latihan berlangsung
dua hari, yakni hari Kamis dan Jumat (12/6/2026). Negara yang menggelar
latihan, di antaranya China Taipe, Kazakhstan, Korea Selatan, Uzbekistan,Srilanka,
Indonesia.
Harlin mengatakan pihaknya sudah menemui Ketua Umum KONI
Bali I Nyoman Giri Prasta, untuk membuka Asian OWSC pada hari Sabtu 13 Juni
2026, yang rencananya akan dihadiri Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya
Novyan Bakrie.
Sementara Ketua Pengprov Akuatik Bali Komang Takuaki
Banuarta menyatakan seluruh persiapan sudah final. Panitia juga sudah
berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk memastikan keamanan selama
kejuaraan ini.
Ia mengatakan kejuaraan ini mencakup kejuaraan utama bagi
atlet profesional dan bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, serta open series yang diperkirakan
diikuti 300 peserta, 91 di antaranya dari Bali. (djo)
