Menteri ATR/BPN Nusron Wahid melakukan Raker bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/06/2026). (Foto: ATR/BPN)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS - Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengusulkan
pagu anggaran sebesar Rp10.608.191.532.000 untuk rencana kerja Kementerian
ATR/BPN Tahun Anggaran 2027.
Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker)
bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di
Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/06/2026).
“Sesuai Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas, Pagu
Indikatif ATR/BPN tahun 2027 kita akan difokuskan pada program dukungan
manajemen sebesar Rp7,31 triliun atau 68,9%, program pengelolaan dan pelayanan
pertanahan Rp2,56 triliun atau 24,2%, serta program penyelenggaraan penataan
ruang sebesar Rp724 miliar atau 6,8%,” ujar Menteri Nusron.
Dalam pertemuan yang membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA)
dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian/Lembaga Tahun 2027 ini, Menteri
Nusron menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung
pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian, terutama dalam memperkuat layanan
pertanahan, percepatan program strategis nasional, serta peningkatan kualitas
penataan ruang di penjuru Indonesia.
Untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional,
Kementerian ATR/BPN juga mengusulkan tambahan pagu anggaran tahun 2027 sebesar
Rp3,23 triliun. Tambahan tersebut direncanakan untuk mendukung belanja pegawai,
penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), program rehabilitasi dan
rekonstruksi pascabencana, serta percepatan pembangunan tiga juta rumah. “Ini
sifatnya usulan, kalau disetujui alhamdulillah,” kata Menteri Nusron.
Dalam rapat ini, Menteri Nusron hadir bersama dengan Wakil
Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, beserta para Pejabat Pimpinan
Tinggi Madya dan Pratama. Untuk menyimak perkembangan pembahasan, seluruh
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia juga hadir secara daring.
Pada kesempatan ini, Menteri Nusron juga melaporkan capaian
kinerja dan realisasi anggaran hingga awal Juni 2026. Realisasi anggaran
Kementerian ATR/BPN per 6 Juni 2026 tercatat sebesar Rp3.184.895.696.643 atau
36,23% dari total pagu Rp8.791.048.122.000.
“Penyerapan anggaran Kementerian ATR/BPN per tanggal 6 Juni
2026 adalah sebesar Rp3,18 triliun atau telah mencapai 36,23%. Meningkat year
on year dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 35,40%. Naik 0,9%,” ungkap Menteri
Nusron.
Di momen Raker ini, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede
Yusuf, mengapresiasi capaian tersebut. Pada pertemuan ini pula ia beserta
Anggota Komisi II DPR RI menyatakan telah menerima penyampaian pagu indikatif
RAPBN 2027 Kementerian ATR/BPN serta mendukung usulan tambahan pagu anggaran
sebesar Rp3.233.564.877.718 untuk dibahas lebih lanjut pada rapat berikutnya.
“Komisi II DPR RI mendukung sepenuhnya usulan tambahan
anggaran tersebut dan akan membahasnya secara mendalam pada Raker dan Rapat
Dengar Pendapat (RDP) yang akan datang,” ujar Dede Yusuf. (MW/YZ)
