Foto bersama usai pembukaan secara resmi Bali Wellness and Beauty (BWB) Expo 2026 pada Jumat (5/6/2026) di Bali Beach Convention Center. (Foto: Ist)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS-
Bali Wellness and Beauty (BWB) Expo 2026 resmi dibuka pada 5 Juni 2026 di Bali
Beach Convention Center, menandai momentum strategis dalam penguatan industri
wellness dan kecantikan nasional.
Pembukaan
ini menjadi agenda utama yang menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah, sektor
swasta, dan berbagai pemangku kepentingan terhadap pengembangan ekosistem
wellness di Indonesia.
Acara
pembukaan diawali dengan sambutan dari Co-Founder and Managing Director Bali
Wellness and Beauty Expo 2026, Dr. Diah Permana; Group CEO Bank Rakyat
Indonesia, Hery Gunardi; Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas
Pariwisata Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sumarajaya, M.Si.; serta Wakil Menteri
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Helvi Yuni Moraza.
Bali
Wellness and Beauty Expo 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pariwisata
Republik Indonesia, Ni Luh Puspa.
Kehadiran
para pemimpin nasional dan daerah tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam
mendorong pertumbuhan industri wellness dan kecantikan sebagai salah satu
sektor yang memiliki potensi besar bagi perekonomian Indonesia, sekaligus
memperkuat posisi Bali sebagai pusat wellness berkelas dunia.
Mengusung
tema “Thrive in Bali: Where Wellness Inspires the World,” penyelenggaraan tahun
ini menegaskan peran Bali tidak hanya sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi
juga sebagai pusat inspirasi global dalam pengembangan gaya hidup sehat,
holistik, dan berkelanjutan.
Co-Founder
& Managing Director Bali Wellness and Beauty Expo 2026, Dr. Diah Permana,
menyampaikan, penyelenggaraan tahun ini dirancang sebagai platform strategis
yang tidak hanya menampilkan produk dan layanan, tetapi juga mendorong
kolaborasi lintas sektor.
“Melalui
Bali Wellness and Beauty Expo 2026, kami ingin mendorong lahirnya ekosistem
wellness yang lebih terintegrasi, kolaboratif, dan berdaya saing global. Bali
memiliki kekuatan unik dari sisi budaya, alam, dan spiritualitas, yang jika
dikembangkan secara berkelanjutan dapat menjadi inspirasi bagi dunia,” ujarnya.
Dalam
sambutannya, Group CEO Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, menekankan
pentingnya sinergi antara sektor keuangan, pelaku usaha, dan pemerintah dalam
menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan bagi industri
wellness dan kecantikan nasional.
Mewakili
Gubernur Bali, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sumarajaya,
M.Si., menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pengembangan
sektor wellness yang selaras dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan
masyarakat, pelestarian budaya lokal, serta penguatan daya saing pariwisata
Bali di tingkat global.
Sementara
itu, Wakil Menteri UMKM Republik Indonesia, Helvi Yuni Moraza, menegaskan bahwa
sektor wellness dan kecantikan membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk
berkembang, naik kelas, dan menembus pasar global melalui inovasi serta
peningkatan kualitas produk dan layanan.
Saat
membuka secara resmi Bali Wellness and Beauty Expo 2026, Wakil Menteri
Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menyoroti semakin kuatnya posisi
Bali sebagai destinasi wellness dunia yang menawarkan pengalaman kesehatan yang
tidak hanya berbasis alam, tetapi juga mengedepankan pendekatan holistik,
budaya, dan keberlanjutan.
Deklarasi
IWBEA
Deklarasi Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneurs Association (IWBEA) sebagai wadah kolaborasi strategis bagi para pelaku industri wellness dan kecantikan di Indonesia. (Foto: Ist)
Momentum
penting lainnya dalam pembukaan Bali Wellness and Beauty Expo 2026 adalah
deklarasi Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneurs Association (IWBEA)
sebagai wadah kolaborasi strategis bagi para pelaku industri wellness dan
kecantikan di Indonesia.
Kehadiran
IWBEA diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pelaku usaha, mendorong
peningkatan standar industri, memperluas jejaring bisnis, serta menjadi mitra
strategis dalam pengembangan sektor wellness dan beauty di tingkat nasional
maupun global.
Sejak hari
pertama pelaksanaan, Bali Wellness and Beauty Expo 2026 telah menunjukkan
antusiasme tinggi dari pengunjung dan pelaku industri, baik dari dalam maupun
luar negeri.
Selama
penyelenggaraan, lebih dari 140 brand turut berpartisipasi dalam pameran,
didukung oleh rangkaian talkshow, workshop interaktif, hingga sesi business
matching yang membuka peluang kolaborasi nyata antara pelaku usaha, investor,
dan komunitas.
Seiring
meningkatnya tren global terhadap gaya hidup sehat dan holistik, Bali Wellness
and Beauty Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga platform
strategis dalam mendorong inovasi, memperluas jejaring bisnis, serta memperkuat
posisi Indonesia, khususnya Bali sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri
wellness dunia.
Bali
Wellness and Beauty Expo 2026 akan berlangsung hingga 6 Juni 2026, dengan
berbagai rangkaian kegiatan yang terbuka bagi pelaku industri maupun masyarakat
umum. (lan/*)

