Truk tronton usai terlibat kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa di jalur tengkorak Simpang Tiga Manuver, Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Jumat (5/6/2026) siang sekitar pukul 14.53 WITA. (Foto: Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut yang
merenggut korban jiwa kembali terjadi di jalur tengkorak Kabupaten Jembrana.
Seorang penumpang sepeda motor tewas mengenaskan setelah terlindas roda
belakang truk tronton di Simpang Tiga Manuver, Lingkungan Jineng Agung,
Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Jumat (5/6/2026) siang
sekitar pukul 14.53 WITA.
Insiden tragis ini melibatkan sepeda motor Honda PCX
bernomor polisi DK-4272-FDA yang dikendarai Achmad Abidin Nur Syifa (26), asal
Malang, dengan sebuah truk Hino Tronton bernomor polisi DK-8719-BG yang
dikemudikan I Komang Tryasana (49), warga Negara, Jembrana.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta,
membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu
korban jiwa tersebut.
"Benar, kecelakaan terjadi pada Jumat siang di wilayah
hukum Polres Jembrana. Satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia saat
mendapatkan perawatan medis," ujar AKP I Wayan Sugianta dalam keterangan
tertulis, Sabtu (6/6/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan
keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda PCX
melaju dari arah selatan ke utara (dari arah Denpasar menuju Pelabuhan
Gilimanuk). Kondisi cuaca saat itu cerah dan arus lalu lintas tergolong sedang.
Setibanya di lokasi kejadian, yang merupakan persimpangan
tiga tegak lurus, truk Hino Tronton yang berada di depan motor korban sudah
menyalakan lampu sein kiri dan mulai berbelok masuk ke arah jalur manuver.
Namun, pengendara Honda PCX justru nekat hendak mendahului
truk tronton tersebut dari sisi sebelah kiri. Karena jarak yang terlalu dekat,
ruang gerak yang sempit memicu terjadinya serempetan hebat. Sepeda motor korban
terjatuh, dan nahas, penumpang motor tersebut langsung terempas ke kolong truk.
Akibat insiden tersebut, penumpang Honda PCX bernama
Lintang Samudra Meysherly Kusriwanto (25), warga Lumajang, Jawa Timur,
mengalami luka sangat parah (Cedera Kepala Berat/CKB), patah tulang terbuka
pada kaki kanan, serta paha kanan remuk. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas
II Melaya, namun dinyatakan meninggal dunia (MD) saat dalam penanganan tim
medis.
Sementara itu, sang pengendara motor, Achmad Abidin,
berhasil selamat dan hanya mengalami luka lecet serta luka terkelupas pada
bagian kaki kanan. Di sisi lain, pengemudi truk tronton tidak mengalami
luka-luka.
Selain merenggut nyawa, kecelakaan ini juga mengakibatkan
kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 8 juta, akibat kerusakan kendaraan.
Kasus kecelakaan ini kini telah ditangani sepenuhnya oleh Satuan Lalu Lintas
Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut. (dik)
