Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jembrana melakukan aksi nyata untuk bumi, mengusung tema "Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita", dengan penanaman 1.726 bibit pohon di kawasan Hutan Hulu Bendungan Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Polres Jembrana).
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jembrana
melakukan aksi nyata untuk bumi. Mengusung tema "Kita Jaga Hutan, Hutan
Jaga Kita", korps baju cokelat ini mengomandoi penanaman 1.726 bibit pohon
di kawasan Hutan Hulu Bendungan Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Sabtu
(6/6/2026).
Aksi
hijau ini melibatkan sedikitnya 200 personel gabungan. Mulai dari unsur
Forkopimda, TNI, KPH Bali Barat, kelompok tani hutan, hingga generasi muda dari
Saka Bhayangkara dan Pramuka SMAN 2 Mendoyo bahu-membahu menghijaukan kawasan
penyangga sumber air tersebut.
Kapolres
Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menegaskan bahwa tugas kepolisian
kini tidak terbatas pada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),
melainkan juga menjaga daya dukung lingkungan hidup.
"Hari
ini kita menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan.
Ketika hutan terjaga, masyarakat juga akan merasakan manfaat dan
perlindungannya," ujar AKBP Kadek Citra Dewi.
Langkah
taktis Polres Jembrana ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala UPTD KPH Bali
Barat Agus Sugianto. Menurutnya, sinergi yang diinisiasi oleh Polri ini menjadi
stimulus penting dalam merehabilitasi kawasan hutan lindung yang kian krusial
bagi ekosistem Bali.
"Kegiatan
ini merupakan langkah positif untuk mendukung rehabilitasi kawasan hutan
lindung. Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri, pemerintah,
dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,"
ujarnya.
Melalui
aksi reboisasi massal ini, Polres Jembrana berharap momentum Hari Bhayangkara
ke-80 dapat meninggalkan warisan (legacy) hijau yang manfaatnya berupa
ketersediaan air bersih dan udara sehat, dapat langsung dirasakan oleh generasi
masa depan. (dik)
