Perspectives News

Gubernur Koster Terima Delegasi Saint Petersburg, Bali-Rusia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Budaya, dan Investasi

Gubernur Koster menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, di Jaya Sabha, Denpasar, Senin (8/6). (Foto:humas-Prov.Bali) 


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Hubungan bilateral antara Bali dan Rusia tampaknya bakal semakin erat. Gubernur Bali, Wayan Koster, secara khusus menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin langsung oleh sang Ketua, Alexandr Belski, di Kediaman Jayasabha, Denpasar, Senin (8/6) pagi.

​Pertemuan hangat ini membahas penguatan kerja sama strategis, mulai dari sektor pendidikan, olahraga, investasi, hingga pariwisata dua arah.

​Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran delegasi Rusia. Baginya, kunjungan ini menjadi simbol kuatnya jalinan persahabatan antara Indonesia dan Rusia, khususnya antara Bali dan Saint Petersburg.

​“Terima kasih atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Saint Petersburg dan Bali. Ini merupakan wujud hubungan baik antara Indonesia dan Rusia,” ujar Koster.

​Koster sempat membeberkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk terbang ke Rusia pada Juni ini, namun agenda tersebut terpaksa dijadwal ulang karena dinamika situasi tertentu.

​“Saya sangat berkeinginan berkunjung ke Rusia. Mudah-mudahan ke depan dapat dijadwalkan kembali,” tambahnya.

​Di hadapan delegasi, Koster juga memuji tren positif para pelancong asal Negeri Beruang Putih tersebut. Ia menilai, wisatawan Rusia yang datang ke Pulau Dewata kini semakin tertib dan menaruh hormat pada budaya lokal.

​“Ada yang datang untuk berwisata dan ada pula yang berinvestasi. Kami sangat terbuka terhadap investasi sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan menghormati kearifan lokal Bali,” tegas Koster.

​Guna menyeimbangkan roda pariwisata, Koster berharap ada promosi timbal balik yang masif. Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk mendorong warganya agar melirik Rusia, terutama Saint Petersburg, sebagai destinasi liburan.

​“Kita perlu melakukan pertemuan secara rutin untuk mempromosikan pariwisata kedua wilayah,” imbuhnya.

​Sinyal Hijau Proyek Transportasi dan MoU Budaya

​Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, menyambut baik ambisi positif tersebut. Ia sepakat bahwa fondasi hubungan kedua negara sudah sangat mengakar.

​“Saya sangat senang bisa datang ke Bali. Kami berharap berbagai proyek kerja sama dapat diwujudkan, termasuk pengembangan transportasi yang mendukung sektor pariwisata,” ungkap Belski.

​gayung bersambut, perwakilan Kantor Gubernur Saint Petersburg, Kalganov, mengajak masyarakat Bali untuk tidak ragu mengeksplorasi keindahan kotanya. Ia bahkan menodong delegasi Bali untuk segera merealisasikan penandatanganan kerja sama persahabatan (sister province) secara resmi pada musim gugur mendatang, sekitar September atau Oktober 2026.

​Secara khusus, Kalganov juga mengundang delegasi Bali untuk datang pada September nanti, yang bertepatan dengan momentum pemilihan parlemen di wilayah mereka.

​“Kami akan menunggu kedatangan delegasi Bali ke Saint Petersburg. Kota kami indah di setiap musim, termasuk saat musim salju,” undang Kalganov.

​Selain penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bidang kebudayaan, pihak Rusia dikabarkan bakal segera mengirim tim lanjutan ke Bali demi mengeksekusi peluang-peluang bisnis yang sudah dibahas.

​Dukungan Penuh Diplomat Rusia

​Harapan senada juga ditiupkan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov. Ia optimis rombongan Pemprov Bali bisa mendarat di Saint Petersburg sesuai linimasa yang direncanakan.

​“Saya yakin hubungan antara Bali dan Saint Petersburg dapat menjadi contoh kerja sama daerah yang baik bagi wilayah lainnya,” tutur Sergei.

​Pertemuan yang berlangsung akrab ini ditutup dengan cara yang sangat khas Bali: bersulang bersama menikmati kehangatan arak tradisional Bali—sebuah gestur budaya yang mendapat tepuk tangan apresiasi dari para delegasi Rusia.

​Sebagai informasi, kunjungan tingkat tinggi ini difasilitasi oleh Prof. Connie Rahakundini Bakrie, yang bertindak selaku Guru Besar merangkap Ambassador of Science and Education dari Saint Petersburg State University.

​Turut hadir menyaksikan momen penting ini, Konsul Jenderal Rusia di Bali, Ivan Ivanovich Zavorin, beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama