Laka di Melaya, Dua WNA Cina Alami Luka-Luka, Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Kondisi mobil Suzuki APV yang mengangkut WNA Cina ringsek, menghantam pohon setelah sebelumnya sempat berserempetan dengan mobil Honda CRV di jalur Denpasar Gilimanuk, Desa Tuwed, Kecamatan Malaya, Jembrana, Jumat (26/6/2026). (Foto: Polsek Melaya)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan lalu lintas
kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah
barat SPBU Tuwed, Banjar Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten
Jembrana pada Jumat (26/6/2026) siang sekitar pukul 11.56 WITA.
Insiden tabrakan ini melibatkan mobil Honda CRV bernomor
polisi DK 1999 TT dan Suzuki APV bernomor polisi DK 1374 KR, yang mengakibatkan
dua warga negara asing (WNA) asal Cina mengalami luka-luka serta kerugian
materiil mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi
membenarkan peristiwa laka lantas tersebut.
Menurutnya, kecelakaan bermula ketika mobil Honda CRV yang
dikemudikan I Made Wardina (44) warga Desa Manistutu, bergerak lurus dari arah
Denpasar menuju Gilimanuk. Situasi jalan di tempat kejadian perkara (TKP)
terpantau lurus dengan cuaca cerah. Aspal dalam keadaan mulus tanpa marka jalan
karena baru saja selesai dilakukan proses pengaspalan ulang.
Nahas, saat tiba di kilometer 105-106, sebuah mobil Suzuki
APV yang dikemudikan Agustinus Sukirno Darmawan (55) warga Gilimanuk, datang
dari arah berlawanan (barat ke timur). Diduga kehilangan kendali, mobil Suzuki
APV tersebut mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memicu terjadinya
serempetan keras di bagian samping kedua kendaraan.
Akibat hantaman keras tersebut, dua orang penumpang asing
asal Cina yang berada di dalam kendaraan menjadi korban.
Chen Shaoru (30) dilaporkan mengalami luka serius di bagian
kepala dan mengeluhkan sakit yang cukup parah. Sementara itu, rekannya, Huang
Gua (30), mengalami luka robek dan cedera pada kaki kirinya.
Pengemudi Suzuki APV, Agustinus, juga mengalami luka lecet
di tangan kiri dan harus dirujuk ke RSU Negara setelah sempat mendapatkan
observasi awal di Puskesmas Melaya 1. Sebaliknya, pengemudi Honda CRV
dinyatakan selamat tanpa luka berarti.
"Dua korban merupakan warga negara asing asal Cina
yang mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Kerusakan kendaraan akibat
serempetan ini cukup parah, dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai
Rp25.000.000," ujar Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi.
Dampak dari kecelakaan di jalur tengkorak tersebut membuat
kondisi kedua mobil ringsek berat. Mobil Suzuki APV mengalami pecah kaca depan,
bemper depan penyok, hingga ban depan sebelah kanan terlepas dari porosnya. Di
sisi lain, mobil Honda CRV juga mengalami kerusakan parah pada sisi kanan dan
kiri badan mobil.
Pihak kepolisian dari Polsek Melaya langsung bergerak cepat
mendatangi TKP untuk mengamankan barang bukti kendaraan, menolong korban ke
fasilitas kesehatan, serta melimpahkan penanganan kasus ini ke Unit Gakkum
Satlantas Polres Jembrana guna penyelidikan lebih lanjut. (dik)
