Perspectives News

Nikhy Dura Perebutkan Gelar WBC Intercontinental Melawan Petinju Thailand di Atlas Super Club

 

Nikhy Dura (kiri) dan Somsak (kanan) saat dipertemukan seusai timbang badan di Atlas Super Club, Canggu, Badung, Jumat (19/6/2026) sore (Foto: lan)

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Petinju dari Sasana Boxing Camp Pro Bali, Nikhy Dura bakal naik ring melawan petinju Thailand, Somsak guna memperebutkan titel kelas Super Bantam versi World Boxing Council (WBC) yang kosong dalam delapan ronde, di Bali Atlas Super Club, Berawa, Canggu, Badung, Bali, Sabtu (20/6/2026) malam.

 Selain perebutan sabuk Super Bantam WBC, gelaran yang dipromotori Garuda  Legacy  Promotion (GLP), ini juga akan menampilkan partai internasional delapan ronde lainnya antara Avsalbek dari Tajikistan melawan petinju India, Manish. Juga menampilkan enam partai lainnya baik sesama petinju Indonesia maupun petinju Indonesia kontra petinju Malaysia.

Nikhy Dura ditemui usai timbang badan di Atlas Super Club, Jumat (19/6/2026), mengatakan dirinya mempersiapkan fisik dan teknik menghadapi Somsak sudah sejak beberapa bulan lalu.

“Saya tidak peduli apakah menang KO, TKO atau menang angka lawan Somsak, yang paling penting sabuk kelas Super Bantam WBC saya menangkan,” ujar Nikhy Dura.

Ia melanjutkan, sejauh ini belum melihat rekaman pertandingan Somsak sehingga tidak mengetahui gaya bertinju petinju Thailand tersebut. Hanya saja, Nikhy sudah bertekad akan mempersembahkan sabuk gelar juara dunia bagi Tanah Air.

GLP Director Vadim Petrov (tengah), didampingi WBC Boxing Advisor Joshua Hamilton (kiri) dan Event Director Gede Bagus (kanan) (Foto: GLP)

Sementara itu Direktur Garuda  Legacy Promotion (GLP) Vadim Petrov, mengatakan apa yang disajikan di Atlas Super Club pada Sabtu malam menjadi bukti nyata komitmen pihaknya dalam membangun ekosistem olahraga tarung profesional, khususnya tinju di Bali dan Indonesia.

Ia menambahkan, sorotan utama penonton memang pada partai utama antara Nikhy Dura kontra Somsak, tetapi pada partai tambahan penonton akan disuguhkan duel sengit antara Avzal dan Manish, dua petinju internasional yang sedang naik daun di kelasnya.

“Selain menghadirkan petinju internasional, GLP juga memberikan panggung bagi talenta terbaik Bali dan Indonesia, termasuk Cakti Dwi Putra dan Jovan,” kata dia.

Vadim   Petrov mengatakan, pihaknya selama beberapa bulan terakhir aktif melakukan scouting ke berbagai daerah di Indonesia untuk menemukan dan mengembangkan bakat-bakat terbaik yang dimiliki bangsa ini.         

GLP, lanjut dia, percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan petinju kelas dunia di masa depan.

“Event ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan sport tourism di Bali dan mendukung program pemerintah dalam pengembangan industri olahraga dan pariwisata,” pungkas Vadim Petrov.

Untuk suksesnya gelaran tinju pro tersebut, gate akan dibuka mulai pukul 13.00 Wita dan seluruh pertandingan akan disiarkan secara live streaming gratis melalui kanal YouTube Garuda Legacy Promotion. (lan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama