Kegiatan Food Safety yang dilaksanakan oleh Sidokkes Polres Jembrana di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jembrana, Selasa (2/6/2026). (FOTO: Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Komitmen Polres Jembrana
dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diwujudkan melalui
pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan pangan.
Melalui kegiatan Food Safety yang dilaksanakan oleh Sidokkes
Polres Jembrana di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jembrana,
seluruh menu yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat dinyatakan aman,
sehat, dan layak untuk dikonsumsi, Selasa, (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 Wita ini
menyasar dapur SPPG Polres Jembrana, Jalan Ngurah Rai Nomor 159 C, Negara.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan makanan
yang disajikan kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita
memenuhi standar keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Petugas kesehatan Sidokkes Polres Jembrana melaksanakan
serangkaian pemeriksaan terhadap delapan jenis makanan dan satu minuman
menggunakan metode uji kimia kualitatif (test kit), uji organoleptik, serta
pemeriksaan kualitas dan keamanan pangan.
Dari hasil uji kimia kualitatif, seluruh sampel makanan
dinyatakan negatif terhadap kandungan bahan berbahaya seperti formalin
(formaldehyde), nitrit, arsen, sianida, dan boraks. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa seluruh bahan pangan yang digunakan aman dan layak dikonsumsi.
Selain itu, pemeriksaan organoleptik yang meliputi aroma,
rasa, warna, serta kondisi fisik makanan juga menunjukkan hasil yang baik.
Tidak ditemukan tanda-tanda pembusukan, kontaminasi jamur, kotoran, maupun
serangga.
Makanan disajikan dalam wadah yang bersih, tertutup, dan
sesuai dengan standar porsi yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan lanjutan terhadap kualitas bahan pangan turut
dilakukan melalui uji sensitivitas daging pada menu Chicken Meat Ball Vegge.
Hasil pengujian menunjukkan negatif, yang berarti daging
yang digunakan dalam kondisi segar dan bukan berasal dari daging tidak layak
konsumsi. Sementara itu, pengujian residu pestisida pada bahan sayuran seperti
mentimun, wortel, dan buncis juga menunjukkan hasil negatif.
Untuk memastikan tingkat kematangan makanan, petugas
melakukan pengukuran suhu internal pada menu Chicken Meat Ball Vegge
menggunakan food thermometer.
Hasil pengukuran mencapai 95,4 derajat Celsius, jauh di atas
batas minimum aman sebesar 71 derajat Celsius, sehingga dinyatakan matang
sempurna dan aman untuk dikonsumsi.
PS. Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu Gst Ngurah Adi
Sadnyana Putra, menyampaikan bahwa kegiatan Food Safety merupakan bagian
penting dari pengawasan berkelanjutan guna menjamin kualitas makanan yang
disalurkan melalui Program Makan Bergizi Gratis.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap makanan
yang disajikan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi standar keamanan
pangan, bebas dari bahan berbahaya, bergizi, serta layak untuk dikonsumsi.
Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh menu dalam kondisi aman dan
sesuai standar,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi
Arnaya, mengapresiasi langkah pengawasan yang dilakukan Sidokkes sebagai bentuk
tanggung jawab Polri dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada
pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memastikan keamanan pangan yang
dikonsumsi masyarakat. Melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin dan
profesional, Polres Jembrana berkomitmen menjaga kualitas layanan sehingga
manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima,” ungkapnya.
Dengan hasil pemeriksaan yang seluruhnya memenuhi standar
keamanan pangan, menu MBG yang disiapkan di SPPG Polres Jembrana dinyatakan
aman, sehat, dan siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas
kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya generasi muda, ibu hamil, ibu
menyusui, dan balita di Kabupaten Jembrana. (dik)
