Made Herry Erika Sedana, Md, S.E., M.Tr.Par, M.Sc., saat jadi MC di G20 Ministers Level Meetings, di Bali. (Foto: Ist)
BALI, PERSPECTIVESNEWS- Made Herry Erika Sedana, Md, S.E.,
M.Tr.Par, M.Sc adalah seorang pengajar, pebisnis, moderator, hingga MC (Master
of Ceremony) untuk konferensi internasional.
Profesi Miss Erika (Mrs-red) cukup beragam dengan pengalaman
sangat panjang. Semua profesi itu dijalaninya dengan baik dan penuh dedikasi.
Bagi ibu tiga anak ini, semua profesi bisa dijalani dengan
seimbang jika dilakukan dengan penuh dedikasi dan sungguh-sungguh. Setiap
profesi selalu memberikan kesempatan untuk belajar hal baru dan bertemu relasi
dari latar belakang berbeda.
Miss Erika yang menyelesaikan pendidikan Master Degree di
Perancis ini meyakini bahwa relasi adalah investasi.
“Jika dijalani dengan penuh dedikasi, hasilnya sesuai yang
diharapkan. Bagi saya, semua pekerjaan ada tantangan dan keunikannya
masing-masing, tetapi jika dijalani dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati dan
mampu beradaptasi dengan situasi yang ada, yakin pasti bisa berjalan dengan
baik dan selalu memberi kesan yang positif,” tutur wanita 46 tahun dengan
segudang profesi menarik ini.
Usia 15 Tahun Sudah Jadi MC
Cukup menarik menelisik kiprah Miss Erika saat menjadi MC
dalam satu event. Bicaranya lancar, penuh senyum dengan vokal dan intonasi
Bahasa Inggris yang pas.
“Menjadi MC harus paham materi dan tema event. Penampilan
mesti sesuai dengan tema. Di Bali, kita biasanya memakai busana lokal sebagai
cermin budaya dan kearifan lokal,” jelas istri seorang pengusaha sukses ini.
Miss Erika paham, untuk perform maksimal, penampilan harus
nomor satu karena MC bisa menjadi cermin suksesnya sebuah event.
Mengawali kiprahnya sebagai MC di usia 15 tahun. Usia yang
tergolong masih sangat belia untuk menekuni profesi yang penuh tantangan ini.
Tapi bagi Miss Erika, tantangan bukan hambatan, tapi
kesempatan untuk membuka wawasan sekaligus membuktikan bahwa menjadi MC
profesional bisa dijalani sambil tetap sekolah dan bekerja. Dan profesi itu
dijalaninya hingga saat ini.
Piawai sebagai MC tak lantas membuatnya puas. Profesi
sebagai presenter televisi diminatinya sebagai tantangan baru. Bergabung
sebagai presenter TVRI Bali dalam program berbahasa Inggris, Balivision,
menjadi wadah menempa keahliannya selama 12 tahun.
Meski demikian, Miss Erika tetap belajar dan merasa perlu
mengembangkan diri dengan micro credential termasuk Australia Institute of
Managament, Melbourne, Australia.
“Saya siaran di Balivision TVRI Bali dan fokus pada program
Tourism Information dari 2000-2012. Mendukung upaya pemerintah daerah dalam
mempromosikan pariwisata Bali,” terang wanita cantik yang juga piawai sebagai
moderator berbagai event ini.
Mulai berkarir sebagai MC profesional sejak usia 15 tahun, kini Erika Sedana menjadi salah satu MC 'pilihan' yang dipercaya menghandel event ataupun konferensi tingkat internasional. (Foto: Ist)
Erika Sedana adalah salah satu MC senior dengan pengalaman
menghandel berbagai event penting tingkat nasional dan internasional. Beberapa
event itu diantaranya G20 Ministers Level Meetings, Vice President of the
Republic of Indonesia Meeting, United Nations (UN), Asian Development Bank
(ADB), Governors of Central Banks, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC),
International Monetary Funds (IMF) dan masih banyak lagi.
Tidak heran jika lulusan terbaik D3 Politenik Negeri Bali di
tahun 2000 dan valedictorian ini juga dipercaya menjadi moderator untuk diskusi
para menteri di Asia Pacifik.
Kelola Perusahaan Kargo
Kecintaannya pada industri logistik & rantai pasokan,
Erika juga menjalankan perusahaan kargo miliknya di Bali. Ia bekerja sama
dengan perusahaan multinasional untuk memperluas kemampuan ekspor dan impor ke
dan dari lebih dari 200 negara di seluruh dunia.
Dengan pengetahuannya di industri ini, ia memberikan
konsultasi kepada hotel, agen perjalanan, tempat MICE, dan DMC/PCO dalam
melakukan proses dokumen dan impor yang tepat untuk pengiriman konferensi ke
Bali.
Erika Sedana juga memiliki beragam pengalaman di perusahaan
multinasional seperti DHL Express dan DHL Global Forwarding serta berkontribusi
secara signifikan selama total 10 tahun berturut-turut dan memenangkan
penghargaan terbanyak saat di DHL Express.
Dimulai dari posisi Account Executive, Branch Manager Bali
& Nusa Tenggara, Area Sales Manager untuk Grup Cabang Kontributor Utama
Indonesia, Country Retail Manager, Indonesia Telesales Manager, hingga
Asia-Pacific Facilitator.
Berkontribusi di Pendidikan Pariwisata
Miss Erika saat ini turut berkontribusi dalam pendidikan
pariwisata di PIB (Politeknik Internasional Bali) College khususnya dalam
pengembangan talenta muda pariwisata untuk membentuk keterampilan, kapasitas
jaringan, serta karakter yang kuat.
Ia juga secara rutin diundang oleh Universitas Udayana IBSN
untuk memberikan kuliah kepada mahasiswa internasional tentang Kewirausahaan
& Berbisnis di Bali.
Saat ini, dengan bimbingan 3 (tiga) profesor, ia memfokuskan
penelitiannya studi S3 pada Praktik Pengukuran Matriks Hijau pada industri
event tourism di Bali dan Singapura. (lan)

