Perspectives News

Remaja Jembrana Tewas Tenggelam di Sungai Campuhan

 


Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban remaja tenggelam di Sungai Dam Campuhan, Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, pada Rabu (3/6/2026) siang. (FOTO: SAR Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Nasib nahas menimpa seorang remaja berusia 14 tahun di Kabupaten Jembrana. Korban berinisial IMN dilaporkan tewas tenggelam saat mandi bersama dua rekannya di Sungai Dam Campuhan, Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, pada Rabu (3/6/2026) siang.

​Peristiwa nahas ini bermula ketika korban bersama dua temannya, DAW (14) dan GKP (14), tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WITA. Berdasarkan keterangan pihak berwenang, korban yang merupakan salah satu anak asuh di Yayasan Tantri Lestari ini mencoba melompat dari atas senderan dam.

​"Saat korban melompat dari senderan dam ke sungai yang memiliki kedalaman sekitar 6 meter, korban langsung tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan," ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, Dewa Hendri Gunawan.

​Mendapat laporan kedaruratan tersebut, Tim SAR Jembrana langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses pencarian bawah air oleh tim penyelam pun segera dimulai pada pukul 16.04 WITA.

​Berkat kesigapan petugas, upaya pencarian tidak memakan waktu lama. Hanya berselang tiga menit sejak penyelaman dimulai, tepatnya pada pukul 16.07 WITA, tubuh korban berhasil ditemukan di dasar sungai, sedalam kurang lebih 6 meter.

​Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Usai dievakuasi dari dasar sungai, jenazah IMN langsung dilarikan ke RSU Negara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Mendoyo, Kompol Wayan Sartika membenarkan insiden tenggelamnya seorang pelajar SMP tersebut. Korban, kata dia, sudah sempat ditolong oleh rekannya, namun karena tidak mampu menggenggam tangan, akhirnya korban terlepas dan tenggelam.

"Iya sudah sempat ditolong temannya, tapi mereka tidak mampu dan akhirnya korban tenggelam," ungkapnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada warga masyarakat khususnya anak-anak remaja untuk berhati-hati saat mandi di sungai yang kelihatan dangkal dan tenang, karena bisa menghanyutkan dan menenggelamkan. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama