Sebuah pohon beringin yang terletak di Catus Pata (perempatan) depan Kantor Perbekel Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, hangus terbakar pada Selasa (2/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh percikan api dari sisa dupa sembahyang. (Foto: Polsek Pekutatan).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS-Sebuah pohon beringin
yang terletak di Catus Pata (perempatan) depan Kantor Perbekel Pangyangan,
Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, hangus terbakar pada Selasa (2/6/2026)
malam sekitar pukul 20.00 WITA. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh percikan
api dari sisa dupa sembahyang.
Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, membenarkan
peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal
dari dupa yang masih menyala di pura bawah pohon beringin setelah aktivitas
sembahyang.
"Percikan api dupa diduga mengenai daun beringin
kering di sekitarnya, sehingga api dengan cepat membesar dan membakar
pohon," ujar Kompol Benyamin, Rabu (3/6/2026).
Melihat kobaran api, warga setempat, termasuk saksi I
Komang Yogi Saputra (27) dan I Made Wikariadi (53), langsung bergotong-royong
mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga juga bergerak cepat melaporkan kejadian ini ke Polsek
Pekutatan dan petugas pemadam kebakaran.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Pekutatan yang
dipimpin Pawas Ipda I Ketut Suartama, langsung terjun ke Tempat Kejadian
Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi serta mengatur arus lalu lintas di
sekitar area yang sempat tersendat.
Sebanyak 4 unit armada Pemadam Kebakaran tiba di lokasi
pada pukul 21.30 WITA dan langsung melakukan penanganan intensif.
Berkat aksi sigap petugas Damkar, aparat kepolisian, dan
masyarakat setempat, si jago merah akhirnya berhasil djinakkan total pada pukul
22.00 WITA.
"Beruntung, kesigapan tim gabungan berhasil melokalisir
api sehingga tidak merembet ke bangunan Kantor Desa yang berada tepat di
sekitar lokasi," jelasnya.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun
kerugian materiil dalam peristiwa ini. Saat ini, situasi di lokasi kejadian
dilaporkan sudah kembali aman dan kondusif. (dik)
