Wawali Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar pada Minggu (14/6). (Foto:HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya sebagai kota yang toleran dan inklusif bagi seluruh umat beragama. Hal ini ditegaskan kembali oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar pada Minggu (14/6).
Peresmian gedung yang telah rampung direnovasi total ini ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata, Anggota DPRD Kota Denpasar, Yonathan Andre Baskoro, Jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Panglingsir Puri Agung Denpasar, Majelis Sinode Harian (MSH) GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Ketua Majelis Agama dan FKUB Kota Denpasar.
Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi yang tinggi atas rampungnya pembangunan rumah ibadah tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan yang berkeadilan bagi semua agama di Denpasar.
"Tentu kami mengapresiasi semangat gotong royong para jamaat dan mengucapkan selamat atas Peresmian Gedung Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, semoga melalui peresmian ini dapat meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan bagi masyarakat serta semua umat beragama," ujar Arya Wibawa.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan gedung gereja ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan sebuah proses spiritual dan pembentukan iman yang diharapkan membawa kesegaran baru bagi jemaat dalam menghayati ajaran Kristus.
Sinergi Pemerintah Daerah dalam Ringankan Beban Masyarakat
Senada dengan Wawali Denpasar, Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata, menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung penyediaan rumah ibadah yang layak dan nyaman.
"Manfaatkan gedung ini dengan baik, dan bangun suka cita bersama," ujar Parwata.
Ia juga berpesan agar infrastruktur baru yang megah ini dapat dijaga bersama demi keberlangsungan proses ibadah yang nyaman ke depannya.
Sementara itu, MSH GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Bishop Si Bagus Herman Suryadi, menjelaskan bahwa renovasi besar ini dilakukan demi meningkatkan sarana dan prasarana guna memberikan kenyamanan beribadah bagi umat Kristen. Pihaknya berharap, gedung baru ini mampu menjadi sejarah sekaligus momentum untuk mempererat rasa toleransi.
Bishop Herman Suryadi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung atas dukungan moral maupun material yang telah diberikan selama proses pembangunan.
"Tentu kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Bapak Walikota dan Bapak Bupati Badung serta Ketua DPRD Badung Periode Tahun 2019-2024, semoga hadirnya Gedung Baru Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini dapat memberikan kemanfaatan dalam mendukung pelaksanaan ibadah umat," pungkasnya. (Ags/HumasDps)