Perspectives News

Rem Blong, Tronton Picu Tabrakan Beruntun Lima Kendaraan

 


Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 68-69, Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 18.30 WITA, akibat rem blong. (Foto: Polsek Pekutatan).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 68-69, Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.

Insiden ini dipicu oleh kegagalan fungsi pengereman (blong) pada sebuah truk tronton yang memicu benturan beruntun.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, dikonfirmasi Minggu (12/7/2026) membenarkan insiden tersebut.

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk tronton boks Isuzu bernomor polisi N-8576-UV yang dikemudikan Harjo Suprapto (45) asal Denpasar, melaju dari arah timur menuju ke barat, atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Saat mendekati lokasi kejadian, kondisi arus lalu lintas sedang tersendat dan terdapat empat kendaraan di depannya yang tengah berhenti mengantre. Kendaraan tersebut meliputi Suzuki APV, Toyota Calya, Isuzu Microbus, dan sebuah bus Hino.

"Secara tiba-tiba, rem truk tronton boks tersebut mengalami blong. Akibat kegagalan sistem rem ini, pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya dan langsung menghantam antrean kendaraan di depannya secara beruntun," ujar Kompol Benyamin Nikijuluw.

Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan pada kelima kendaraan yang terlibat. Truk tronton mengalami ringsek pada bemper depan. Sementara itu, Suzuki APV dan Toyota Calya menjadi yang paling parah karena terjepit di tengah antrean, mengalami bodi depan dan belakang penyok, serta kaca belakang pecah total.

Sedangkan Isuzu Microbus dan bus Hino yang berada di barisan depan juga mengalami kerusakan parah pada bagian bodi akibat efek domino dorongan tersebut.

Meski benturan beruntun ini melibatkan banyak kendaraan dan menyebabkan kerusakan parah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh pengemudi dilaporkan selamat tanpa cedera.

Kendati nihil korban jiwa, kerugian material akibat kecelakaan beruntun ini ditaksir mencapai Rp120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah). Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk proses hukum dan evakuasi kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama tersebut. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama