Pelatih Kepala Bali United FC Johnny Jansen mengaku bangga dengan dua kemenangan yang diraih penggawa besutannya di awal BRI Super League 2026/2027 (Foto: ileague.id)
GIANYAR,
PERSPECTIVESNEWS - Awal musim baru BRI Super League 2026/2027, Bali United
FC berhasil berada di jalur positif. Dua laga kandang yang telah dimainkan,
melawan PSS Sleman dan Isenmulang Kalteng FC berhasil meraih kemenangan.
Hasil ini menempatkan tim di posisi puncak klasemen
sementara dengan perolehan enam poin. Hasil tersebut sekaligus menjadi gambaran
awal perkembangan Bali United di bawah arahan pelatih Johnny Jansen.
"Menurut saya, rasanya luar biasa dapat memenangkan dua
pertandingan yang jika melihat apa yang kami lakukan selama pramusim dan gaya
permainan yang kami inginkan. Menurut saya ini adalah kemajuan besar dibandingkan
saat kami memulai musim lalu, itu hal yang sangat bagus," kata Johnny
Jansen dikutip dari ileague.id, Rabu (16/9/2026).
Pada laga kontra Isenmulang, Bali United memang menunjukkan
produktivitas tinggi pada pertandingan kedua tersebut. Meski demikian, kemenangan
besar tersebut tetap menyisakan sejumlah catatan.
"Kemenangan 4-1 di kandang (atas Isenmulang Kalteng FC)
adalah hasil yang bagus. Menurut saya, kami tidak mengawali pertandingan dengan
cukup baik. Memang tidak ada peluang besar bagi lawan, tapi mereka sempat
menciptakan beberapa momen," ujar pelatih asal Belanda itu.
“Setelah itu, kami berhasil mengendalikan jalannya
pertandingan. Mencetak empat gol itu bagus, tapi saya rasa kami sebenarnya bisa
mencetak lebih banyak lagi. Gol yang bersarang di gawang kami itu terjadi
akibat kesalahan kami," ucapnya lagi.
"Jadi, ini kemenangan yang bagus. Saya rasa kami bisa
memulai pertandingan dengan lebih baik, namun kami mendominasi sisa laga dengan
sangat baik. Kami memainkan sepak bola yang bagus, menciptakan banyak peluang,
dan mencetak empat gol. Jadi, saya bangga dengan tim ini," imbuhnya.
Catatan kebobolan tersebut menjadi pekerjaan rumah
tersendiri. Terlebih, Bali United juga kebobolan ketika menghadapi PSS Sleman
pada laga pembuka.
Sehingga persoalan tersebut bukan hanya mengenai kesalahan
teknis, tetapi juga bagaimana pemain menjaga fokus hingga pertandingan
berakhir. Menariknya, reaksi internal tim ketika kebobolan justru dinilai
sebagai sisi positif.
"Hal positif lainnya adalah, meskipun lawan akhirnya
mencetak gol, kiper kami Mike sangat marah dengan cara kami bertahan saat
menghadapi situasi sepak pojok tersebut," kata Johnny Jansen.
Ia mengakui mentalitas tim saat ini sangat bagus karena para
penggawanya tidak bisa menerima begitu saja saat kebobolan. Ya, mentalitas
seperti itulah yang dibutuhkan untuk melangkah ke tahap berikutnya.
"Itulah semangatnya dan menurut saya jika kami bisa
sedikit lebih baik dalam menjaga fokus, kami akan membuat kemajuan besar untuk
masa depan. Melihat bagaimana kami mengawali tahun ini luar biasa, dua
pertandingan, enam poin kerja bagus," sambungnya.
Kini enam poin menjadi modal awal bagi Bali United untuk
melanjutkan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Tim akan menjalani laga
tandang ke Samarinda melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Minggu (20/9/2026). (djo)
