Wali Kota Jaya Negara mendampingi Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Jumat (2/10). (Foto: HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti didampingi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Jumat (2/10). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan realisasi bantuan perbaikan sarana pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa pemerintah pusat meningkatkan alokasi program revitalisasi satuan pendidikan di Bali pada tahun 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 401 sekolah di seluruh jenjang pendidikan di Bali akan mendapatkan bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp272,66 miliar.
Khusus untuk Kota Denpasar, jumlah sekolah penerima bantuan mengalami lonjakan signifikan. Pada tahun 2025, tercatat sembilan sekolah menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp6,139 miliar. Sementara pada tahun 2026, jumlahnya meningkat menjadi 26 sekolah dengan total anggaran Rp18,891 miliar.
Selain meningkatkan mutu fasilitas sekolah, pelaksanaan program ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja. Pada tahun 2025, sebanyak 2.649 tenaga kerja terserap dalam pelaksanaan revitalisasi sekolah di Bali, dan angka tersebut meningkat drastis menjadi 5.580 tenaga kerja pada tahun 2026.
“Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” katanya.
Abdul Mu'ti menambahkan, pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan satuan pendidikan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas, terutama bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat. Melalui program ini, pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki pada akhir tahun 2028.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar telah menyampaikan format-format yang diperlukan terkait program revitalisasi kepada pemerintah pusat.
Khusus untuk SD Negeri 15 Dangin Puri, bantuan revitalisasi yang diterima mencapai sekitar Rp478 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membenahi empat ruang kelas, penataan halaman, serta pembangunan fasilitas kamar mandi.
“Ini juga sangat membantu kami di Kota Denpasar, apalagi sekarang di tahun 2026 itu totalnya hampir Rp80 miliar, ada peningkatan yang sangat signifikan,” kata Jaya Negara.
Atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah pusat terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayahnya, Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya.
"Terimakasih untuk perhatian yang diberikan kepada Kota Denpasar. Kami berharap, peningkatan sarana pendidikan ini dapat juga menunjang program pendidikan di Kota Denpasar," pungkasnya. (HumasDps/Win)